Wali Kota Appi Launching PGRI Power Kota Makassar, Minta Guru Mahir Koding dan AI

Ia juga mengingatkan agar guru tidak terjebak pada anggapan bahwa metode pendidikan masa lalu harus selalu diterapkan dengan cara yang sama kepada generasi sekarang.

“Sebaliknya, pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, tanpa mengabaikan pembentukan karakter dan etika,” imbuh Appi.

Dalam kesempatan tersebut, Appi mengapresiasi langkah PGRI yang mendorong peningkatan kemampuan guru dalam bidang koding dan kecerdasan artifisial.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi transformasi digital sekaligus memperkuat fondasi pendidikan bagi generasi mendatang.

Dia menilai, penguasaan teknologi oleh guru akan membantu menciptakan kesetaraan pemahaman antara pendidik dan peserta didik, terutama ketika teknologi digital semakin dekat dengan kehidupan anak-anak.

Appi berharap, kegiatan Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial melalui program PGRI Power Tahun 2026 dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi.

Ia menegaskan, kesiapan menghadapi masa depan harus dimulai dari peningkatan kualitas guru sebagai salah satu unsur utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

BACA JUGA:  ByU Telkomsel Meriahkan Kampung Nelayan Makassar dengan Grebek Kampung Gembira

“Artinya, kita sudah berpikir jauh ke depan, berpikir tentang masa depan, berpikir tentang persiapan landasan untuk membangun sebuah generasi masa depan. Dimulai dari kemampuan guru itu sendiri,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Makassar Dr. Pantja Nur Wahidin melaporkan bahwa Jumlah peserta pada Program PGRI Power ini diikuti oleh 265 guru dari berbagai sekolah di Kota Makassar.

“Dan ini akan dilakukan selama 3 hari, Program Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan AI ini adalah program Mandatori dari PB PGRI melalui platform PGRI POWER untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik di Indonesia,” ujarnya.

“Target minimal yaitu 500 guru mahir koding dan AI di Kota Makassar dan target untuk tahun ini yaitu 600 guru di kota Makassar,” tutupnya.

Acara ini dihadiri pula oleh Ketua PGRI Sulawesi Selatan Prof Dr. Hasnawi Haris, M.Hum dan Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan.

Turut hadir Staf Ahli Wali Kota Makassar Akhmad Namun serta sejumlah pejabat dari Pemkot Makassar dan Disdik Makassar. (*)