Pameran Seni Van Gogh Alive di Jakarta

Setelah kematian Vincent, Theo menerbitkan surat-surat yang dikirimkan oleh Van Gogh kepadanya. Pesan dalam surat itu memberikan wawasan yang mendalam tentang kehidupan dan pemikiran Van Gogh.

Publik tersentuh oleh kisah hidup Van Gogh, dan kegigihannya memilih sebuah gaya melukis.

Penulis dan kritikus seni seperti Albert Aurier dan Julius Meier-Graefe juga berperan penting dalam mengenalkan dan mempromosikan karya-karya Van Gogh kepada publik.

Apa yang dulu dianggap aneh berubah menjadi unik. Apa yang dulu dianggap kelemahan, berubah menjadi kekuatan.

Dunia belajar dari kisah hidup Van Gogh. Para kreator terinspirasi oleh kegigihannya mempertahankan pilihan kesenian, walau akibatnya ia miskin dan menderita.

Bagi Van Gogh, berkarya itu bukan soal apakah karya itu akan diterima publik. Berkarya juga bukan soal memenuhi kebutuhan materi. Melukis dan berkesenian adalah soal menyampaikan ekspresi yang otentik, kejujuran bersikap, dan menyalurkan perasaan terdalam.

Gaya lukisan Van Gogh, yang dipenuhi dengan penggunaan warna yang kuat, goresan-oresan energik, dan ekspresi emosional, merupakan bentuk ekspresi yang jujur dan autentik bagi dirinya. Ia tak peduli walau di masanya, pilihan gaya itu dianggap aneh, norak, atau buruk sekalipun.

BACA JUGA:  Penting ! Ini Lokasi Venue Pertandingan di Porsenijar 2026 Sidrap

-000-

Kini, 133 tahun setelah kematiannya, Van Gogh dikenang sebagai salah satu pelukis terbesar sepanjang masa. Karyanya menjadi lagu. Kisah hidupnya menjadi banyak film.

Seni lukisanya yang dulu dianggap aneh, norak, kini justru dianggap sebagai pembaruan, segar, kreatif.

Inilah beberapa hal yang membuat lukisan van Gogh kini dianggap begitu istimewa.

Pertama soal penggunaan warna. Van Gogh adalah ahli warna. Dia menggunakan warna-warna yang berani dan pekat untuk menciptakan rasa emosi dan suasana dalam lukisannya.

Penggunaan warnanya sering bersifat eksperimental, dan dia tidak takut menggunakan kombinasi warna yang tidak konvensional.

Kedua soal sapuan kuas. Sapuan kuas Van Gogh seringkali tebal dan ekspresif. Dia menggunakan sapuan itu untuk menciptakan rasa gerakan dan energi dalam lukisannya.

Sapuan kuasnya juga sering digunakan untuk menggambarkan tekstur objek, seperti kekasaran kulit pohon atau kelembutan kelopak bunga.

Ketiga soal intensitas dan kedalaman emosionalnya. Lukisan Van Gogh seringkali sangat emosional. Dia menggunakan lukisannya untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman pribadinya sendiri.

BACA JUGA:  49 Jenazah Kembali Ditemukan di RS Al-Shifa

Lukisannya bisa indah sekaligus mengganggu. Acapkali lukisannya bertema kesepian, keterasingan, dan kegilaan.

Namun lebih dari sekedar teknik lukisan, yang jauh lebih penting dan menginspirasi dari Van Gogh adalah mindset seorang seniman.

Van Gogh berani jujur mengekspresikan kedalaman batinnya secara otentik, dengan gaya dan cara penyampaiannya sendiri, walau para kritikus di zamannya, sesama seniman dan publik luas merendahkannya.

Van Gogh meyakini. Apa yang datang dari hati akan sampai ke hati. Walau itu terjadi ketika ia sudah mati. ***

11 Juli 2023.

CATATAN

(1) Buku Biografi Van Gogh

https://www.amazon.com/Vincent-van-Gogh-Life-Beginning/dp/198652339X