NusantaraInsight, Makassar — Aparat bersama warga Parang Tambung melakukan sweeping senjata mainan berpeluru plastik yang marak digunakan anak-anak dan remaja di Makassar. Minggu, 1/3/2026
Puluhan senjata mainan berhasil disita oleh Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, lurah, RT/RW, dan tokoh masyarakat dalam operasi pencegahan dini.
Bahaya Senjata Mainan Berpeluru Plastik
Senjata mainan ini menggunakan peluru plastik padat yang berbahaya jika mengenai mata dan bisa menyebabkan kebutaan pada anak-anak maupun remaja.
Permainan perang-perangan dengan senjata mainan berisiko memicu perkelahian atau perang kelompok yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Dukungan Warga dan Program Jagai Anakta
Warga Parang Tambung menyampaikan keresahan atas maraknya permainan ini dan mengapresiasi tindakan aparat serta tokoh masyarakat yang turun langsung.
Langkah sweeping ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar Jagai Anakta yang bertujuan melindungi anak-anak dari aktivitas berbahaya.
Harapan Masyarakat Makassar
Permainan perang-perangan dengan senjata mainan telah viral di berbagai wilayah Makassar dan menimbulkan keresahan luas di kalangan masyarakat.
Warga berharap aparat kepolisian dan TNI meningkatkan patroli di lorong-lorong untuk mencegah konflik kelompok akibat penggunaan senjata mainan tersebut.
Edukasi kepada anak-anak dan remaja mengenai bahaya senjata mainan perlu dilakukan agar tidak terjadi hal yang merugikan masyarakat. Art












