Mama Fatimah:
“Alhamdulillah, anak kami Nur Fatimah lolos di SMP Negeri 3 Makassar lewat jalur prestasi Tapak Suci. Terima kasih kepada para guru Tapak Suci Maccini/Partam yang telah membimbing dengan penuh kesabaran.”
Mama Sultan:
“Di tengah ketatnya persaingan masuk SMP Negeri, Alhamdulillah anak kami lulus murni melalui jalur prestasi non-akademik berkat sertifikat Tapak Suci. Terima kasih untuk para pelatih yang mungkin tak terlihat, namun jasanya sangat berarti dalam keberhasilan ini”.
Mama Saskia:
“Alhamdulillah, rasa bahagia tak terbendung saat anak kami lolos. Terima kasih kepada para pelatih Tapak Suci atas bimbingan dan dukungannya.”
Mama Fitrah
“Tapak Suci bukan sekadar tempat latihan. Ini tempat anak-anak belajar menghargai usaha dan pantang menyerah. Terima kasih untuk semua pelatih yang tak kenal lelah.”
Ungkapan Siswa Yang lulus
Alya, siswa yang diterima di SMP Negeri 3, menyatakan, “Saya bangga bisa masuk lewat prestasi Tapak Suci. Ini memotivasi saya untuk terus meningkatkan kemampuan, baik akademik maupun bela diri.”
Sultan, mengungkapkan rasa bahagia dan harapannya untuk masa depan: “Saya ingin menjadi siswa berprestasi seperti kakak-kakak Tapak Suci lainnya. Saya bangga bisa lanjut sekolah melalui jalur prestasi, ini membuktikan latihan kami berarti.”
Nur Fatimah, berbagi motivasinya: “Saya dulu sering ragu apakah bisa masuk sekolah negeri. Tapi pelatih selalu bilang: ‘Percaya diri itu separuh kemenangan.’ Hari ini saya membuktikannya.”
Raisa: “Alhamdulillah, saya sangat senang bisa lulus bersama teman-teman Tapak Suci. Ini jadi motivasi saya untuk semakin tekun berlatih dan mengukir lebih banyak prestasi ke depannya.”
Optimisme dan Komitmen
Tapak Suci Partam-Maccis Kecamatan Tamalate berkomitmen untuk terus membina siswa di bidang bela diri, karakter, dan kepemimpinan. Mereka percaya bahwa kombinasi prestasi akademik dan non-akademik akan membuka lebih banyak pintu untuk masa depan anak-anak bangsa.
Ajakan dan Harapan ke Depan
Hermanto menyampaikan harapan agar pencapaian ini menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
“Prestasi non-akademik adalah jalan emas bagi mereka yang mau berusaha. Mari terus berkarya dan berprestasi, karena masa depan adalah milik mereka yang siap berjuang.”












