Disebut Merusak Fasilitas di SMAN 3 Parepare, Pihak Rekanan Proyek Membantah

Warga sekitar sekolah juga mengecam keras ulah rekanan proyek yang belum memperbaiki pagar sekolah. Pasalnya pada saat musim hujan, air dapat menutupi badan jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat mendesak agar penegak hukum turun tangan untuk mengaudit proyek dan memberi sanksi pada pihak rekanan jika terbukti lalai dan merugikan publik.

Pihak Disdik Sulsel dalam hal ini Kabid SMA Muhammad Nurkusuma ketika dikonfirmasi terkait permasalahan yang terjadi di SMAN 3 Parepare belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, dari pihak pelaksana lapangan CV. Karya Utama Prasarana yang diwakili Syahrul Deppawata memberikan bantahan terkait tudingan itu.

Dihubungi, Minggu (29/6/2025) Syahrul menyampaikan bahwa pagar sekolah yang dimaksud telah jebol sebelumnya.

“Iye pak waalaikumsalam terkait pagar yg jebol tabe pak sebelum kami kerja pagar sdh jebol mmng krn itu jalur air,” jawabnya melalui WA.

“Kemarin kt mau sumbang untuk perbaiki cmn pertimbangan biar di perbaiki tetap rusak juga pak, Krn jalur air,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum dibuka, pagar sekolah itu terbuat dari seng.

BACA JUGA:  Presiden Cabut IUP 4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat

“Sebelumnya pak mmng pagar seng kt buka untuk akses material…. Kt kembalikan jdi pagar seng,” jawabnya.

Terkait meja perpustakaan yang rusak, pihaknya menampik penyebab kerusakan fasilitas tersebut.

“Tabe pak anu rusak mmng ksian. Sy pake manjat mengecat pake scaffolding sm bambu,” jelasnya.

“Sebelum kt masuk kerja jg pak pihak sekolah yg angkat keluar….. Dan pas selesai d kerja pihak sekolah ji yg angkat masuk,” tutupnya.