NusantaraInsight, Takalar — Sebanyak 40 pelaku UMKM se-Kabupaten Takalar mengikuti pelatihan Bisnis Road Map (BRM) Mandiri di Ruang Pertemuan Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Takalar, Senin (21/9/2026).
Kegiatan itu merupakan kolaborasi Komunitas Pelaku Ekraf dan UMKM Panrannuangta Takalar dengan Dinas Koperasi, Transmigrasi, Tenaga Kerja, dan UMKM. Pelatihan diinisiasi serta didukung penuh oleh owner Nanos Berkah, Rahmawati, S.T.
Materi pelatihan berfokus pada penyusunan peta jalan bisnis, tata kelola keuangan, manajemen rantai pasok, inovasi produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Sekretaris Daerah Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.I.Kom., membuka kegiatan sekaligus mengingatkan pentingnya sinergi pemerintah, swasta, dan komunitas dalam memperkuat ekonomi lokal.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci membangun UMKM yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Hasbi.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Takalar, Syarief H, SE., M.AP., didampingi Kabid UMKM Amil Amrillah J. Sangaji, S.STP., S.H., M.A.P., menegaskan pemerintah akan terus mendampingi pelaku usaha, mulai dari legalitas, manajemen, hingga akses pasar.
Dukungan juga datang dari Dinas Kominfo-SP melalui Kepala Bidang Humas, Informatika, dan Komunikasi Publik, H. Andi Gunawan, S.S., M.AP., yang menekankan pentingnya strategi komunikasi digital dalam mempromosikan produk UMKM.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi materi dan diskusi. Mereka membahas berbagai persoalan usaha, termasuk pengelolaan keuangan, pemasokan bahan baku, dan strategi agar produk lokal lebih diminati konsumen.
Pihak penyelenggara berharap pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausahawan baru serta memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat Takalar.












