Angkat Kearifan Lokal Maritim Tomia ke Panggung Seni, Ratusan Siswa dan Guru Ikuti Workshop 

Wakatobi, NusantaraInsight — Ratusan siswa dan guru di Wilayah Tomia Timur antusias mengikuti Workshop Sastra, Seni Pertunjukan, dan Tata Kelola Dana Hibah Kebudayaan yang berlangsung sukses di SMP Negeri 1 Tomia, Usuku, pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara SMP Negeri 1 Tomia, Teater Kita Makassar, dan Forum Sastra Kepulauan.

Kedatangan narasumber utama, Dr. Drs. H. Asia Ramli, M.Pd. (yang akrab disapa Ram Prapanca), disambut hangat dan meriah oleh segenap warga sekolah. Penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga serta tarian khas Kewu garapan Ali Mahruddin, S.Ag., yang dibawakan oleh para siswi SMP Negeri 1 Tomia. Suasana adat makin terasa kental melalui barisan penyambut bersarung adat yang membawa properti bose (dayung sampan) khas tradisi Tomia, mengiringi rombongan dari pintu gerbang menuju Ruang Guru SMP Negeri 1 Tomia yang menjadi lokasi acara.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Tomia, Umardin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para narasumber yang juga merupakan alumni berprestasi sekolah tersebut. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Drs. H. Asia Ramli, M.Pd. — maestro teater, penyair, dan dosen Jurusan Seni Pertunjukan FSD Universitas Negeri Makassar — serta Drs. H. La Ode Boa, M.Si. (mantan Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Wakatobi sekaligus sastrawan) yang bertindak sebagai moderator.

BACA JUGA:  Ishakim : Syahriar Tato, Lelaki Bugis yang Menangis

Umardin menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa di bidang literasi serta seni budaya, sekaligus memperkuat tata kelola kebudayaan di lingkungan sekolah.

“Workshop ini sangat krusial bagi pengembangan potensi siswa dan guru. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis sehingga acara berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Umardin.

Kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan panitia pelaksana di bawah pimpinan Ilwat, S.Pd. (Ketua), Jadir Haskal, S.Pd. (Wakil Ketua), Suwarti, S.Pd. (Sekretaris), dan Ibrahim, S.Pd.Mat. (Bendahara), beserta seluruh seksi kerja yang sigap mengawal jalannya kegiatan.

Saat diwawancarai, Dr. Drs. H. Asia Ramli, M.Pd. mengungkapkan bahwa agenda utamanya bertolak ke Tomia sebenarnya adalah untuk mendampingi sang istri dalam Reuni Alumni ’79 SMP Negeri 1 Tomia. Namun, rasa cinta pada almamater dan tanah kelahiran mendorongnya untuk turut membagikan ilmu serta pengalaman kepada generasi penerus.

“Materi workshop yang kami berikan meliputi penulisan puisi praktis, pengolahan seni pertunjukan kolaboratif (sastra, teater, tari, dan musik), hingga tata cara penyusunan proposal bantuan dana hibah kebudayaan. Saya bersama Bapak Drs. H. La Ode Boa, M.Si. ingin mendorong para guru dan komunitas lokal agar mampu mengakses program pendanaan kebudayaan, seperti Dana Indonesiaraya dari Kementerian Kebudayaan maupun bantuan dari Badan Bahasa Kemendikdasmen,” terang sosok maestro tersebut.

BACA JUGA:  ORANGORANG NEGERI NILAKANDI

Mengangkat Kearifan Lokal Maritim Tomia ke Panggung Seni

Lebih dari sekadar pelatihan teori, workshop ini dirancang secara interaktif untuk mengeksplorasi dan memvisualisasikan kearifan lokal (local wisdom) masyarakat Pulau Tomia ke dalam panggung seni pertunjukan. Dalam memandu sesi praktis ini, Dr. Drs. H. Asia Ramli, M.Pd. (Ram Prapanca) dibantu secara intensif oleh dua mantan mahasiswanya di perguruan tinggi yang kini telah mengabdi sebagai pendidik di Wakatobi, yakni Ali Mahruddin, S.Ag. (guru SMP Negeri 1 Tomia) dan Yuyun, S.Pd. (guru SD Negeri Lawanata). Yuyun sudah dikenal sebagai penari dan koreografer saat kuliah dan aktif di organisasi seni AKSARA FIP di Universitas Negeri Makassar oleh Ram Prapanca. Kehadiran kedua guru ini memperlancar pendampingan teknis serta peragaan gerak estetis di lapangan.