Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar Bahas Peran PR Jaga Kepercayaan Donatur

Makassar, NusantaraInsight — Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar membahas peran public relations (PR) dalam menjaga kepercayaan donatur di Yayasan Jaziratul Quran Indonesia.

Pembahasan tersebut disusun oleh Kelompok 5 yang terdiri atas Ayu Annisa, Rian Pratama Putra, Juwita Ashari, dan Andi Nurul Istiqamah R. Kajian ini merupakan bagian dari tugas akademik di bawah bimbingan dosen pengampu Suryani Musi, S.Sos., M.I.Kom.

Dalam kajian tersebut, mahasiswa menguraikan bahwa PR memiliki peran penting dalam membangun dan mempertahankan hubungan antara yayasan, masyarakat, dan donatur. Kepercayaan donatur dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendukung keberlangsungan berbagai program yayasan.

Yayasan Jaziratul Quran Indonesia merupakan lembaga yang berlokasi di Moncongloe Lappara, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Yayasan tersebut resmi didirikan pada 5 Januari 2023 dengan fokus pada pengembangan pendidikan agama, sosial, kesehatan, dan kegiatan kemasyarakatan. Seperti disampaikan ke media, Jumat (2/10/2026)

Yayasan ini menaungi sejumlah program, di antaranya Pesantren Darul Quran wal Hadits, SD Quran Al-Jazi, Masjid 3B, PAUD EIS Al-Jazi, dan Rumah Sehat Syafakumullah. Selain itu, yayasan juga memiliki beberapa departemen, seperti Indonesia Mencetak Dai, Wakaf untuk Indonesia, Indonesia Mencetak Pengusaha, Indonesia Sehat, serta Berbagi untuk Indonesia.

BACA JUGA:  Rektor Universitas Patompo Dorong Literasi Kampus

Berdasarkan hasil wawancara dengan Humas Yayasan Jaziratul Quran Indonesia, Rezky Amnur, hubungan dengan donatur dibangun melalui komunikasi terbuka, kegiatan sosial, kampanye penggalangan dana, serta penyampaian informasi mengenai perkembangan program.

“Campaign dibuat berdasarkan kebutuhan program, seperti pembangunan pesantren, pembayaran listrik, kebutuhan makan santri, dan kebutuhan lainnya,” demikian keterangan yang diperoleh dalam wawancara tersebut.

Untuk memperkenalkan program, yayasan memanfaatkan sejumlah media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Informasi yang disampaikan meliputi kegiatan sosial, kampanye donasi, dokumentasi program, perkembangan pembangunan, serta laporan penggunaan dana.

Selain melalui media sosial, yayasan juga membangun hubungan dengan masyarakat dan donatur melalui kegiatan langsung. Beberapa di antaranya berupa tablig akbar, buka puasa bersama, layanan kesehatan gratis, serta kunjungan ke lembaga pendidikan dan pesantren lain.

Salah satu program yang menjadi sarana pelayanan langsung kepada masyarakat ialah Rumah Sehat Syafakumullah. Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh layanan seperti rukiah, bekam, dan totok punggung secara gratis. Dalam sejumlah kondisi, pihak yayasan juga mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unhas Gelar Sosialisasi Biopori, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos di Desa Ere Cinnong

Transparansi menjadi salah satu strategi utama yayasan dalam menjaga kepercayaan donatur. Setiap program disertai informasi mengenai kebutuhan, pemasukan, dan pengeluaran dana. Perkembangan pembangunan fasilitas, termasuk pembangunan pondok putri, juga didokumentasikan dan disampaikan melalui media sosial.