Gowa, NusantaraInsight — Baruga Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa, siap menjadi tuan rumah perhelatan akbar Festival Sastra Kepulauan IX 2026. Panitia penyelenggara telah merilis site plan resmi yang merinci tata letak dan pembagian zona untuk berbagai kegiatan yang akan menyemarakkan festival literasi bergengsi ini.
Berdasarkan site plan yang disampaikan Ketua Panitia Dr Asia Ramli, Kamis (17/9/2026) kompleks Baruga Benteng Somba Opu dibagi menjadi empat zona utama untuk mengoptimalkan pengalaman pengunjung.
Zona A, yang berpusat di area aula besar (Hall A), akan menjadi titik fokus untuk acara-acara seremonial dan diskusi mendalam. Zona ini akan menampung kegiatan Dialog Sastra, peluncuran buku Antologi Puisi terbaru, serta serangkaian pertunjukan sastra yang menjanjikan pertunjukan seni tutur yang memukau. Dengan panggung utama di dalamnya, area ini diproyeksikan menjadi pusat interaksi antara penulis dan pembaca.
Beralih ke ruang terbuka di sisi barat, Zona B didedikasikan untuk kegiatan kolaboratif dan pengembangan bakat. Area ini akan menjadi lokasi Kemah Sastra, di mana para peserta dapat merasakan pengalaman berkemah sembari menyelami dunia literasi. Selain itu, berbagai workshop menarik seperti Workshop Seni Pertunjukan dan Workshop Penulisan Puisi akan diselenggarakan di sini, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengasah kemampuan mereka langsung dari para ahli. Berbagai lomba-lomba juga akan dipusatkan di zona ini, menjadikannya area yang dinamis dan penuh energi.
Zona C akan menjadi surga bagi para pecinta buku dan penikmat kuliner. Area ini akan dipenuhi dengan stan-stan Pameran Buku dari berbagai penerbit, menawarkan kesempatan untuk menemukan karya-karya terbaru dan langka. Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan aneka hidangan dalam segmen Kuliner, menghadirkan cita rasa lokal dan nusantara.
Zona D telah disiapkan khusus sebagai area parkir yang luas, menjamin kenyamanan dan kemudahan akses bagi para pengunjung yang membawa kendaraan pribadi.
Dari sisi infrastruktur, site plan menunjukkan kesiapan fasilitas pendukung di Baruga Somba Opu. Koridor-koridor yang terhubung dengan baik, teras (Terrace) yang nyaman, serta ketersediaan beberapa ruangan (Room) dan fasilitas toilet (Restroom) di berbagai titik strategis menunjukkan perhatian panitia terhadap kenyamanan peserta. Keberadaan dua panggung (Stage) di Zona A dan B memberikan fleksibilitas untuk menyelenggarakan beberapa acara secara bersamaan.
Di sisi barat laut, terdapat area yang ditandai dengan ikon bunga, mengisyaratkan adanya area terbuka hijau yang akan memberikan kesegaran di tengah hiruk pikuk festival. Penunjuk arah mata angin yang jelas di site plan juga sangat membantu dalam navigasi di dalam kompleks.
Peluncuran site plan ini menandai langkah penting dalam persiapan Festival Sastra Kepulauan IX 2026 yang akan dibuka pada Jumat, 18 September pukul 20.00 WITA malam nanti.
Dengan penataan yang matang di Baruga Somba Opu, festival ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia sastra tanah air dan mempererat hubungan antara para pemangku kepentingan literasi.












