Makale, NusantaraInsight — Perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Tana Toraja Mengalami penurunan debit air yang sangat signifikan akibat dampak kemarau yang melanda di daerah ini yang menyisakan kekeringan di sejumlah titik wilayah.
Penurunan debit ini dirasakan oleh seluruh pelanggan PDAM tana Toraja yang tadinya setiap hari kini harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan air bersih.
Direktur PDAM tana Toraja Ekawanto Saba’ SH.CMLC. membenarkan dengan adanya penurunan debit air, saat ini debit air kita sekarang sekitar 20 persen yang normal nya 60 persen hingga 80 persen imbuhnya kepada Nusantara insgh kemarin.
Untuk sumber air baku sendiri itu ada di burake dan Kilo lima sedangkan untuk wilayah Mengkendek di caver oleh salu maliling ucapnya.
Dampak kemarau saat ini sebelum kita distribusikan ke pelanggan kita lakukan penampungan dulu adapun pelanggan yang tadinya kebagian air tiap hari kini harus menunggu 2 hingga empat hari jelasnya.
Sedangkan yang sudah tidak tercaver lagi tetap kita berlaku adil dan merata kita distribusikan satu Minggu sekali secara gratis kepada pelanggan terangnya.
Saat ini pelanggan kita sudah ada tercatat sekitar 7900 memang ada peningkatan jumlah pelanggan.”dan kita bertekad melayani secara adil pungkasnya.( Rhd).












