Makassar, NusantaraInsight — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, menjadi pemateri pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik STIA LAN Makassar, Kamis (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Politeknik STIA LAN Makassar itu menghadirkan ratusan mahasiswa baru dari berbagai program studi. Dalam paparannya, Ita Isdiana Anwar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan garda terdepan dalam membangun budaya kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
“Mahasiswa bukan hanya pencari ilmu, tetapi juga bagian dari solusi di tengah masyarakat. Karena itu, sejak awal perkuliahan, nilai-nilai integritas, kesetaraan gender, dan perlindungan terhadap kelompok rentan harus ditanamkan,” ujar Ita di hadapan peserta PKKMB.
Ita juga menyinggung tantangan perlindungan perempuan dan anak di Kota Makassar yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif menyuarakan isu-isu sosial, termasuk mencegah segala bentuk diskriminasi dan kekerasan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Sementara itu, penyelenggara PKKMB Politeknik STIA LAN Makassar menyatakan bahwa kehadiran narasumber dari instansi pemerintah seperti DPPPA diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa baru tentang tanggung jawab sosial dan etika berbangsa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu-isu strategis di sekitarnya. Kolaborasi dengan DPPPA adalah bagian dari upaya itu,” kata salah seorang panitia pelaksana.
Kegiatan PKKMB Politeknik STIA LAN Makassar 2026 mengusung tema penguatan karakter dan kepemimpinan adaptif sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dinamika birokrasi dan administrasi publik ke depan.
Sebagai penutup, Ita Isdiana Anwar mengajak mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa studi dengan sebaik-baiknya, termasuk melalui partisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan advokasi isu perlindungan perempuan dan anak












