Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Serahkan Alat Emposan Tikus ke Desa Pattalassang

Sinjai, NusantaraInsight — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menyelenggarakan sosialisasi, demonstrasi pembuatan, hingga penyerahan resmi Alat Emposan Tikus di Aula Desa Pattalassang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, perwakilan kelompok tani, serta warga setempat yang antusias mengikuti setiap tahapan peragaan alat penanggulangan hama pertanian tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pemaparan materi mengenai ancaman hama tikus terhadap produktivitas lahan pertanian, dilanjutkan dengan peragaan langsung proses perakitan alat emposan sederhana, simulasi tata cara penggunaannya secara aman di areal persawahan, hingga prosesi penyerahan unit alat emposan tikus secara simbolis kepada pemerintah desa dan perwakilan petani.

Solusi Tepat Guna Penanganan Hama Tikus

Alat Emposan Tikus merupakan inovasi teknologi tepat guna yang dirancang untuk membasmi hama tikus sawah hingga ke sarangnya melalui metode pengasapan (fumigasi). Program kerja ini hadir sebagai respon atas keluhan para petani lokal terkait penurunan hasil panen akibat serangan hama pemakan bulir padi tersebut.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unhas Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga untuk Pencegahan Stunting di Lapadde

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Unhas tidak hanya mengajarkan teori dan merakit alat bersama warga, tetapi juga menyerahkan beberapa unit fisik alat emposan tikus yang siap dipergunakan langsung di lapangan. Hal ini bertujuan agar kelompok tani Desa Pattalassang dapat mengoperasikan serta merawat alat tersebut secara mandiri untuk jangka panjang.

Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah Desa

Inisiatif dan kepedulian mahasiswa KKN Unhas disambut baik oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Kepala Desa Pattalassang, Ismail, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas bantuan berupa solusi praktis dan penyerahan alat tepat guna bagi sektor pertanian di desanya.

“Pesan untuk anak-anakku nanti yang sudah melakukan KKN di Desa Pattalassang, jika sukses nanti, jangan lupakan Pattalassang karena kalian sudah pernah menjadi bagian dari kami,” kata Ismail, Kepala Desa Pattalassang.

Dukungan serupa disampaikan oleh perwakilan kelompok tani yang berharap alat emposan tikus yang telah diserahkan ini dapat dimanfaatkan secara optimal di area persawahan warga, sehingga produktivitas pertanian Desa Pattalassang dapat terus meningkat dan terbebas dari ancaman gagal panen.

brbr
brbr
br