Sinjai, NusantaraInsight – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses memperkenalkan FLORAPEDIA dalam rangkaian sosialisasi dan seminar hasil program kerja yang berlangsung di Aula Desa Patalassang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WITA tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sosialisasi program kerja kelompok berupa pembuatan Prototipe Pembasmi Hama Tikus (Emposan Tikus), sebuah inovasi tepat guna untuk membantu permasalahan pertanian lokal. Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar akhir dan penyerahan secara resmi program kerja individu oleh mahasiswa KKN Unhas, Silmi Kaffah Lampadjoa.
*Mengenal FLORAPEDIA*
FLORAPEDIA merupakan sebuah booklet yang mendokumentasikan keanekaragaman flora (biodiversitas) yang ada di Desa Patalassang. Program kerja ini disusun sebagai bentuk pengabdian berbasis keilmuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai potensi dan kekayaan alam lokal.
Tak hanya diserahkan dalam bentuk cetak (hardcopy), FLORAPEDIA juga dirancang secara modern agar dapat diakses secara digital (online) melalui kode QR (barcode) yang telah disediakan. Hal ini memudahkan warga maupun pihak luar untuk membaca dan mempelajari potensi keanekaragaman hayati Desa Patalassang kapan saja.
*Pesan Haru dari Pemerintah Desa*
Penyerahan program kerja ini disambut hangat oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Patalassang, Ismail, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi dan dedikasi para mahasiswa selama menjalani masa KKN.
“Pesan untuk anak-anakku nanti yang sudah melakukan KKN di Desa Patalassang, jika sukses nanti, jangan lupakan Patalassang karena kalian sudah pernah menjadi bagian dari kami.”
— Ismail, Kepala Desa Patalassang.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berharap agar hasil karya dan program kerja yang ditinggalkan mahasiswa dapat membawa manfaat berkelanjutan bagi kemajuan warga Desa Patalassang.
Bagi para mahasiswa, masa pengabdian di Desa Patalassang memberikan banyak pelajaran berharga dan kenangan mendalam yang akan terus menjadi bekal untuk melangkah di masa depan.

br
br






br
br






br