Makassar, NusantaraInsight — Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste, mahasiswa melaksanakan program kerja berupa penyerahan alat press botol plastik kepada SMAN 18 Makassar sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pemilahan sampah serta mendorong penerapan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan di kalangan warga sekolah.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, serta pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya. Mahasiswa juga memperkenalkan alat press botol plastik beserta cara penggunaannya sebagai salah satu sarana pendukung pengelolaan sampah di sekolah.
Alat press botol tersebut kemudian diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh Kepala SMAN 18 Makassar, H. Subhan, S.Pd., M.Si.
Kepala Sekolah beserta seluruh guru menyambut baik program tersebut dan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih. Pihak sekolah berharap alat press botol dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengelolaan sampah plastik dan membiasakan budaya memilah sampah di lingkungan sekolah.
Alat press botol berfungsi untuk memadatkan botol plastik bekas sehingga lebih mudah disimpan, diangkut, dan disalurkan ke bank sampah maupun tempat daur ulang.

Penanggung jawab Kegiatan Gitayana Salsabila Arfa, Program Studi Ilmu hukum Fakultas hukum Universitas Hasanuddin menyampaikan bahwa dengan adanya program kerja ini, sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah plastik yang lebih efektif dan membangun kebiasaan untuk melakukan pemilahan sampah serta dapat membantu mengurangi volume sampah botol plastik sejak dari sumbernya.
“Saya berharap alat press botol yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu sarana pendukung dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan di sekolah,” ungkapnya.
“Melalui program kerja ini, saya ingin memberikan kontribusi nyata yang tidak hanya bermanfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi juga dapat terus digunakan oleh warga sekolah sebagai bagian dari penerapan prinsip Zero Waste dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Gitayana ketika dihubungi media, Kamis (6/8/2026).

br
br






br
br






br