Mahasiswa KKNT 116 Unhas Gelar NADA di SD Negeri 47 Aluka

Takalar, NusantaraInsight — Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Kelurahan Salaka 2, Kabupaten Takalar pada 04 Agustus 2026, melaksanakan program kerja NADA (Narasi Dalam Membaca) di SD Negeri 47 Aluka.

Program ini dilaksanakan melalui kegiatan membaca nyaring (read aloud), yaitu membacakan cerita kepada peserta didik secara ekspresif untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan menyimak, serta membantu mereka memahami isi cerita dengan lebih baik.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa KKN membacakan buku cerita dengan intonasi, ekspresi, dan gerakan yang menarik sehingga peserta didik lebih mudah memahami alur cerita, mengenal tokoh, serta menangkap pesan moral yang disampaikan. Selama kegiatan, siswa juga diajak berdiskusi dan menjawab pertanyaan sederhana mengenai isi cerita agar mereka lebih aktif dalam proses pembelajaran.

Kepala Sekolah SD Negeri 47 Aluka menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan membaca nyaring merupakan metode yang efektif untuk memperkenalkan budaya literasi kepada anak sejak usia dini karena mampu menarik perhatian siswa sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa dan pemahaman bacaan.

BACA JUGA:  Asnawin Aminuddin Terpilih Ketua IKA Pascasarjana Unpacti Makassar

Dosen Pendamping (DPK) Dr. Sumarlin Rengko HR.,S.S.,M.HUM. memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program NADA. Menurutnya, kegiatan membaca nyaring merupakan salah satu strategi yang efektif dalam membangun budaya literasi sejak dini karena mampu meningkatkan kemampuan berbahasa, daya imajinasi, dan pemahaman peserta didik terhadap isi bacaan.

Ia juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan kemampuan literasi anak-anak.

Salah seorang mahasiswa KKN menyampaikan bahwa program NADA menjadi pengalaman yang berharga karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan peserta didik melalui metode belajar yang menyenangkan. Menurutnya, antusiasme siswa selama kegiatan menunjukkan bahwa membaca dapat menjadi aktivitas yang menarik apabila dikemas secara kreatif dan interaktif.

Aparat Kelurahan Salaka memberikan dukungan terhadap program tersebut. Menurut mereka, kegiatan literasi seperti membaca nyaring sangat bermanfaat dalam membangun kebiasaan membaca pada anak sejak usia dini. Mereka berharap kerja sama antara sekolah, pemerintah kelurahan, dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kelurahan Salaka.

brbr
brbr
br