SAHABAT BERANI: Gerakan Anti-Bullying dan Perlindungan Diri bagi Siswa Sekolah Dasar

Sidrap, NusantaraInsight –:Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan ramah anak, Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, A. Al Ismi Yusniar, melaksanakan program kerja individu bertajuk “SAHABAT BERANI:

Gerakan Anti-Bullying dan Perlindungan Diri bagi Anak Sekolah Dasar” di UPT SD Negeri 4 Allakuang, Desa Allakuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (22/7).

br

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada anak sejak usia sekolah dasar mengenai bahaya bullying serta pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk kekerasan. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang saling menghargai, menghormati perbedaan, dan berani melindungi diri ketika menghadapi situasi yang tidak aman.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi secara interaktif menggunakan media presentasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, pentingnya saling menghargai sesama teman, serta langkah sederhana dalam melindungi diri melalui prinsip “Tidak, Menjauh, dan Cerita” kepada orang dewasa yang dipercaya.

BACA JUGA:  Sambut HGN, Keluarga Besar SMAN 5 Makassar Berbagi

Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, permainan edukatif, dan kuis interaktif. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengangkat tangan, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat selama kegiatan berlangsung. Suasana belajar yang menyenangkan diharapkan mampu membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah.

Sebagai bentuk penguatan materi, setiap siswa dibagi dalam beberapa kelompok kemudian setiap kelompok diberikan poster bertema Anti-Bullying dan Perlindungan Diri untuk diwarnai sesuai kreativitas masing-masing. Poster yang telah selesai kemudian ditempel di ruang kelas sebagai media edukasi yang dapat mengingatkan siswa untuk selalu menghargai sesama, menolak tindakan bullying, dan menjaga diri dari berbagai bentuk kekerasan.
Selain itu, siswa juga memperoleh Buku Saku “Sahabat Berani” yang berisi materi singkat mengenai anti-bullying dan perlindungan diri. Buku saku ini diharapkan menjadi media pembelajaran berkelanjutan yang dapat dibaca kembali oleh siswa, baik di sekolah maupun di rumah.

Melalui program kerja ini diharapkan siswa mampu memahami pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying, serta memiliki keberanian untuk melindungi diri dan melaporkan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang mengarah pada kekerasan. Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya saling menghargai sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih positif dan ramah anak.

brbr
brbr
br