Kolaborasi Manggala Agni dan Mahasiswa Unhas Ungkap Luas Kebakaran Dahsyat di Malili

NusantaraInsight, Malili – Tim Manggala Agni Daops Sulawesi II bersama mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil mengukur luas kebakaran lahan di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, yang mencapai area signifikan dengan kerusakan bervariasi dari ringan hingga parah. Kegiatan pada 4 Mei 2026 ini menghasilkan data akurat untuk evaluasi pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus tingkatkan kapasitas mahasiswa di lapangan.

Kegiatan diawali briefing lapangan untuk samakan persepsi metode pengukuran, pembagian tugas, dan keselamatan kerja. Tim pun bergerak ke lokasi dengan membawa GPS, peta kerja, alat tulis, serta perangkat dokumentasi. Tantangan utama adalah sisa bara dan asap yang masih mengepul, sehingga kehati-hatian jadi prioritas.

Pengukuran menggunakan metode tracking GPS, di mana tim mengelilingi batas area terbakar untuk ambil koordinat, lalu olah jadi data luasan. Mahasiswa aktif catat kondisi vegetasi terbakar, tingkat keparahan, dan jenis bahan bakar dominan, sementara Manggala Agni beri arahan teknis berbasis pengalaman.

Hasil sementara tunjukkan dampak luas dengan variasi kerusakan: sebagian ringan-sedang, tapi titik tertentu parah. Data ini jadi dasar laporan resmi, rehabilitasi, dan pencegahan karhutla ke depan.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan "Jejak Daun di Kain" kepada Siswa MTS Muhammadiyah Bilokka

Kolaborasi ini harapkan hasilkan data akurat plus pengalaman lapangan bagi mahasiswa. Sinergi Manggala Agni-Unhas jadi contoh nyata pengendalian karhutla untuk pengelolaan hutan berkelanjutan.

Penulis: Mahasiswa Magang Manggala Agni Daops Sulawesi II
Jabatan: Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin
Instagram: @magangmkpk_bpkh_malili.2026