Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasi PHBS SD Inpres 109 Lekoala Borikamase

NusantaraInsight, Makassar — Dalam upaya menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Infrastruktur (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menyelenggarakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang berfokus pada pengelolaan sampah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 09 Februari 2026, bertempat di SD INPRES 109 Lekoala, Desa Borikamase, Maros. Sebanyak 54 siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.

Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman siswa siswi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini melalui pengelolaan sampah yang benar.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis sampah, yaitu sampah organik dan anorganik, serta dampak buruk sampah apabila tidak dikelola dengan baik.

Para siswa siswi juga diperkenalkan cara memilih dan memilah sampah sesuai kategorinya serta kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan.

Materi disampaikan secara interaktif melalui permainan edukatif dan praktik langsung agar mudah dipahami oleh siswa siswi sekolah dasar.

BACA JUGA:  Panitia Bimtek Pendidikan Inklusif Disdikbud Maros Kunjungi Komunitas Anak Pelangi (K-apel) di Makassar

Koordinator kegiatan, Andi Annisa Lutfiah Hatta dari Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa edukasi sejak dini sangat penting untuk membentuk kebiasaan hidup bersih pada anak-anak.
“Anak-anak merupakan agen perubahan di lingkungan keluarga. Ketika mereka memahami cara mengelola sampah dengan benar, maka kebiasaan tersebut dapat diterapkan juga di rumah,” ujarnya.

Sebagai output kegiatan, mahasiswa KKN juga menghasilkan sebuah buku saku pengelolaan sampah yang dirancang dengan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik agar mudah dipahami siswa sekolah dasar.

Buku saku tersebut diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi siswa untuk menerapkan kebiasaan memilah dan membuang sampah dengan benar baik di sekolah maupun di rumah.

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif bertanya dan mencoba langsung praktik pemilahan sampah.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah dapat meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman sehingga pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai membantu menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa.

BACA JUGA:  PISN Dorong Digitalisasi Seni Musik Makassar Gambusu

Guru-guru berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi siswa.