Porsenijar PGRI Kota Makassar Resmi Digelar

Fakta
Pembukaan Porsenijar kota Makassar

NusantaraInsight, Makassar — Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kota Makassar secara resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar yang diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Irwan Adnan.

Acara pembukaan yang digelar di Lapangan Tennis Indoor Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel itu, Minggu (1/2/2026) dihadiri oleh seluruh cabang PGRI se-Makassar.

Pada Porsenijar yang rencananya berlangsung mulai tanggal 1 hingga 7 Februari akan mempertandingkan 8 cabang olahraga dan 7 cabang seni serta cabang pembelajaran yang baru akan dipertandingkan

Adapun cabang olahraga yang akan dipertandingkan selama sepekan ini adalah bulutangkis, futsal, tenis meja, catur, takraw, bola voli, petanque, domino eksebisi

Sedangkan untuk cabang seni adalah MTQ, melukis, ikrar guru, mendongeng, menyanyi, paduan suara, tari tunggal serta lomba pembelajaran yang baru digelar pada tahun ini.

Ketua PGRI Kota Makassar Dr Pantja Nur Wahidin dalam sambutannya menyampaikan bahwa PGRI hadir untuk menggembirakan.

“Jadi Porsenijar Kota Makassar, ini hadir untuk menggembirakan,” tuturnya.

“Ini semacam penerapan Joyful learning,” tandasnya.

BACA JUGA:  Selamat Hari Pendidikan Nasional, Pendidikan Berbasis Komunitas Ala K-Apel

Sementara itu, mewakili Ketua PGRI Sulsel, Sekretaris Umum PGRI Sulsel dengan semangat sinergitas PGRI memberikan semangat bagi para peserta Porsenijar.

“Saya harap PGRI Kota Makassar harus mempertahankan juara umum di Porsenijar PGRI Sulsel di Sidrap nanti,” tutupnya.

Adapun Staf Ahli Wali Kota Makassar bidang Ekonomi Irwan Adnan menyampaikan pesan Wali Kota Munafri Arifuddin bahwa Porsenijar PGRI Kota Makassar ini, agar para guru tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga sehat secara mental untuk bagaimana dapat memberikan pembelajaran bagi siswa untuk peningkatan pendidikan di Kota Makassar.

Ia juga menyampaikan bahwa hal ini bertujuan meningkatkan kreativitas, bakat, dan profesionalisme guru serta siswa, sekaligus menjadi ajang silaturahmi, memupuk sportivitas, dan memperkuat persatuan.

“Selain itu, Porsenijar juga untuk menyalurkan minat dan bakat guru/siswa dalam olahraga, seni, dan pembelajaran. Mempererat persaudaraan antar pendidik maupun siswa. Membangun generasi unggul dan meningkatkan prestasi olahraga/seni ke tingkat yang lebih tinggi. Menanamkan nilai-nilai kejujuran, sportivitas, dan karakter unggul. Serta meningkatkan profesionalisme guru dalam mendukung pendidikan,” ucapnya membacakan pidato Wali Kota.

BACA JUGA:  Inovasi PUSAKA SD Inpres Cilallang Merupakan Upaya Pemertahanan Aksara dan Bahasa Daerah

“Kami berharap dengan dilaksanakannya ini dapat memicu semangat untuk menjuarai Porsenijar tingkat Sulsel. Agar kiranya ini menjadi ajang silaturrahmi dan keakraban untuk para guru yang ada di kota Makassar,” pungkasnya.