Mahasiswa Unhas Perkuat Identitas UMKM melalui Google Maps dan Media Spanduk

NusantaraInsight, Parepare — Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Tasya Ananda Nuryadin, melaksanakan program kerja individu bertajuk Penguatan Identitas UMKM melalui Penandaan Lokasi di Google Maps dan Media Spanduk di Kelurahan Tiro Sompe, Kota Parepare, pada Jumat, 9 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan visibilitas usaha serta mempermudah akses konsumen terhadap lokasi usaha.

Program kerja ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya identitas usaha yang dimiliki sebagian UMKM di Kelurahan Tiro Sompe. Beberapa pelaku usaha belum terdaftar di Google Maps dan tidak memiliki spanduk sebagai penanda lokasi, sehingga menyulitkan konsumen dalam menemukan tempat usaha serta menghambat pengembangan pemasaran.

Dalam pelaksanaannya, Tasya Ananda Nuryadin melakukan pendataan UMKM, pengambilan titik koordinat lokasi usaha, pembuatan serta penandaan lokasi UMKM pada aplikasi Google Maps, dan pemasangan spanduk sebagai identitas visual usaha.

Kegiatan ini dilakukan secara langsung dengan melibatkan pemilik UMKM agar mereka dapat memahami manfaat serta cara pengelolaan lokasi usaha secara digital.

BACA JUGA:  Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sultra Kuliah S2 di UNIFA Makassar

Program ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan adanya penandaan lokasi digital dan spanduk usaha, UMKM menjadi lebih mudah ditemukan baik oleh masyarakat sekitar maupun konsumen dari luar wilayah Kelurahan Tiro Sompe.

Tasya menyampaikan bahwa program kerja ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi lokal.

“Melalui penandaan lokasi di Google Maps dan pemasangan spanduk, pelaku UMKM dapat memiliki identitas usaha yang jelas sehingga memudahkan konsumen dalam menemukan lokasi usaha dan meningkatkan peluang pemasaran,” ujarnya.

Salah satu pelaku UMKM di Kelurahan Tiro Sompe, Pak Karno, pemilik UMKM Sambel Penja Alka, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Dengan adanya spanduk dan lokasi usaha yang sudah terdaftar di Google Maps, usaha saya jadi lebih mudah dikenal dan pelanggan tidak lagi kesulitan mencari tempat,” ungkapnya.

Melalui program kerja individu ini, diharapkan UMKM di Kelurahan Tiro Sompe dapat semakin berkembang dan memiliki identitas usaha yang kuat, baik secara digital maupun secara langsung di lapangan.