Ketua PGRI Cabang Alla Harap Kepemimpinan Baru Kemenag Enrekang Bawa Semangat Baru bagi Dunia Pendidikan

NusantaraInsight, Enrekang — Pergantian kepemimpinan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Enrekang menjadi perhatian banyak pihak, khususnya para pendidik di lingkungan Kemenag.

Pada momentum tersebut, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Alla, Harianto, S.Ag., M.Si., kepada media Ahad 2 Nopember 2025 menyampaikan apresiasi dan harapan besar bagi peningkatan mutu pendidikan agama di daerah.

Seperti diketahui, H. Ramli Rasyid, S.Ag., M.Pd.I., M.Ed. resmi berpindah tugas sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangkep.

Posisi beliau digantikan oleh Dr. H. Jamaruddin, S.Ag., M.Ag., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kemenag Barru.

Harianto menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi H. Ramli Rasyid selama memimpin Kemenag Enrekang serta menyambut dengan hangat kehadiran pimpinan baru.

“Kami seluruh guru dan tenaga kependidikan Kabupaten Enrekang mengucapkan selamat atas amanah baru kepada Bapak H. Ramli Rasyid dan selamat datang kepada Bapak Dr. H. Jamaruddin.

Semoga kepemimpinan baru ini membawa semangat dan kemajuan bagi pendidikan agama di Kabupaten Enrekang,” ungkap Harianto.

Ia juga menambahkan bahwa PGRI siap bersinergi dengan kepemimpinan baru Kemenag untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas guru, pembinaan karakter peserta didik, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di sekolah maupun madrasah.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKNT 113 Unhas Sosialisasi Pembuatan Bumbu dari Rumput Laut di P. Persatuan Sinjai

“Pergantian pimpinan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita semua terus bergerak bersama, menjaga semangat kebersamaan dan profesionalisme dalam mendidik generasi bangsa,” tambahnya.

Semangat kebersamaan itu, PGRI Cabang Alla berharap sinergi antara organisasi profesi guru dan Kemenag Enrekang dapat semakin kokoh, serta menghadirkan inovasi dan pelayanan pendidikan agama yang lebih bermakna bagi masyarakat.***