Pemerintah Bahas Skema Keberlanjutan Tenaga Honorer

Honorer
Rakor KEMENPANRB dan BKN

NusantaraInsight, Jakarta — Pemerintah dalam hal ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof Zudan Arif Fakhrulloh melakukan Rapat Koordinasi Penataan Tenaga Non-ASN atau tenaga honorer di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (31/01/2025).

Rapat ini dilaksanakan untuk menyusun strategi dan mekanisme penataan tenaga Non-ASN atau tenaga honorer

Turut hadir Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto; Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto; Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah; Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN Herman; dan seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkup Kementerian PANRB.

Adapun sejumlah poin pembahasan yakni menyangkut seleksi PPPK tahap II yang menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menyelesaikan tenaga Non-ASN.

Kepala BKN Prof. Zudan Arif juga menyampaikan lanjutan tahap seleksi PPPK Tahap 2 direncanakan akan diselenggarakan pada April 2025 dan target penyelesaian seluruh rangkaian seleksi pada bulan Juli 2025 mendatang.

“Saat ini pemerintah masih fokus dalam penataan tenaga Non-ASN yang terdata dalam pangkalan data BKN. Namun, tidak menutup kemungkinan akan adanya alternatif lain terhadap tenaga Non-ASN di luar pangkalan data yang sudah bekerja paling sedikit 2 (dua) tahun berturut-turut dan berstatus aktif,” terang Kepala BKN.

BACA JUGA:  Pesawat Pengangkut Jemaah Haji Embarkasi Makassar Terbakar di Udara, ini Pernyataan Lengkap Pihak Garuda

Dalam pertemuan tersebut, Zudan juga mengungkapkan adanya pembahasan oleh BKN serta KemenPANRB terkait skema dalam penyelesaian tenaga Non-ASN serta perlindungan terhadap keberlanjutan pekerjaannya.

“Semua keputusan serta regulasi penataan tenaga Non-ASN sedang disiapkan pemerintah. Kami berharap agar hal ini segera rampung beriringan dengan penyelesaian seleksi PPPK Tahap 2,” ujar Kepala BKN.