NusantaraInsight, Maros — Para dosen dari perguruan tinggi swasta yang tergabung dalam organsiasi profesi ADPERTISI pada Sabtu 13 Juli 2024 kembali menggelar PKM Nasional ke-6 yang dipusatkan di Kabupaten Maros.
Para dosen yang berasal dari kampus swasta yang berasal dari seluruh Indonesia kemudian disebar ke masing masing desa dan kelurahan dengan membawa materi tersendiri sesuai dengan latar belakang keilmuan para dosen tersebut.
Kelompok 17 dari PKM Nasional ke-6 ADPERTISI 2024 di Maros berlokasi di Kelurahan Hasanuddin Kecamatan Mandai Maros, dengan berlatar belakang dosen pengajar di ekonomi manajamen sehingga tema yang diusung adalah Strategi Manajemen Sumber daya manusia, Strategi Manajemen Pemasaran dan Strategi manajemen Keuangan dalam mewujudkan Kemandirian Lokal dan Ketahanan pangan Nasional.
Peserta pengabdian ini diterima oleh Kepala Wilayah Kelurahan Hasandudin, Mashabi Ruhing Hasan di kantor kelurahan, saat memberi sambutan Lurah Mashabi merespon positif atas kehadiran para dosen dari ADPERTISI yang memberi pengetahuan dan keterampilan soal manajemen guna mewujudkan kemandirian lokal dan ketahanan pangan nasional.
Lurah ini berharap agar kegiatan pengabdian dapat dilakukan secara kontinyu dengan materi yang beragam terkait dengan permasalahan yang dihadapi warga di Kelurahan Hasanuddin.
Dosen pendamping PKM Nasional ke-16 ADPERTISI 2024 Maros di Kelurahan Hasanddin, Prof. Dr. Ahmad, S.E.,M.Si, kesempatan itu mengatakan, terima kasih atas penerimaan pemerintah kelurahan dan masyarakat Hasanuddin para dosen melakukan PKM.
Pada PKM ini dosen yaang ditempatkan di kelurahan ini hampir semuanya berlatar belakang ekonomi manajemen sehingga materi yang disajikan juga terkait dengan manajemen.
Adapun tim PKM Nasional ke-6 ADPERTISI 2024 di Maros, dosen pendamping Prof. Dr. Ahmad, S.E.,M.Si dengan anggota tim; .Dr. Syahrir, SE., MM, (STIMI-YAPMI); Dr. Erniyati Caronge, S.Pd., M.Si. (STIMI-YAPMI); Asniawti, SE, M.Si(STIMI-YAPMI); Adriana, S.Pd., M.Pd. (STIMI-YAPMI).
Yusra Nginang, S.Pd., M.Pd. (STIMI-YAPMI); Andi Arwinda Wildam, SE., MM. (STIMI-YAPMI)d
Rukmana Sari, SE., M.Si, (STIMI-YAPMI); Nurhaeda, SE., M.Si; (STIMI-YAPMI); Nur Apriyani, S.Hi., M.Pd (STIMI-YAPMI); Dr. H. Rusdi Nawi, MM., M.Si.(Universitat Paca Sakti)
Materi yang disajikan ada tiga sesi yakni; materi pertama : Strategi Manajemen Sumber daya dalam mewujudkan Kemandirian Lokal dan Ketahanan pangan Nasional, dengan Pemateri : Dr. H.Syahrir,S.E,M.M; Andi Arwinda Wildam, S.E.,M.M; Nurhaedah,S.E.,M.Si; Dr. H.M. Rusdi Nawi,M.M.,M.Si.
Materi kedua adalah, Strategi Manajemen Pemasaran dalam mewujudkan Kemandirian Lokal dan Ketahanan pangan Nasional dengan Pemateri : Adrianah, S.Pd.,M.Pd, Yusra Nginang, S.Pd.,M.Pd, Nur Apriyani, S.Hi.,M.Pd.
Materi ketiga adalah, Strategi manajemen Keuangan dalam mewujudkan Kemandirian Lokal dan Ketahanan pangan Nasional. Dengan Pemateri : Asniwati, S.E.,M.Si, Rukmana Sari, S.E.,M.M, Dr. Erniyati Caronge.S.Pd.,M.Si.
Pemateri Dr.H.Syahrir SE, MM pada pemaparannya menegaskan, secara keseluruhan, strategi manajemen SDM yang terarah dan berkelanjutan memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat lokal, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat ketahanan pangan di suatu wilayah. Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, manajemen SDM dapat menjadi kunci.
Ditambahkan, strategi manajemen pemasaran efektif dapat menjadi kunci dalam memajukan kemandirian lokal dan ketahanan pangan nasional. Dengan pendekatan yang tepat, termasuk identifikasi pasar, promosi produk, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, dapat meningkatkan daya saing produk pangan lokal di pasar domestik serta mengurangi ketergantungan pada impor pangan, kata Wakil Ketua 1 STIMI YAPMI Makassar ini.












