Revolusi Esok Pagi Oleh: Rusdin Tompo Garis gores berima tegas Berpadu harmoni dalam bingkai kanvas imaji maha luas Teriakannya kurasa serak buas Emosinya kuraba tumpah tuntas Nyalinya tiada gentar hadapi…
Puisi
DARI GERBANG KE GERBANG
DARI GERBANG KE GERBANG (Buat kakak-kakak kelas 6 SD Negeri Borong) Karya: Rusdin Tompo Aku melihat langkahmu pasti Memasuki gerbang cita-cita dengan bentangan jalan seluas bumi Langkah yang seirama aku…
LARIK BAHAGIA MALLIPA
LARIK BAHAGIA MALLIPA Karya: Sultan Musa Mallipa bersama dibawah langit biru kota Parepare saat Mallipa, aku terhenyak corak warna ini ….sejauh alam terkembang saat Mallipa, aku peluk petualangan ini ….sejauh…
10 Januari 2023: Ghania Hafizha Nuraga
10 Januari 2023: Ghania Hafizha Nuraga Karya: Rusdin Tompo 1/ Almanak dengan angka-angka Aku seperti ditarik pada suatu masa Mataku tetiba pijar buncah cahaya Larik-larik puisi riang memantul prisma Semua…
BOLU PECA
BOLU PECA Karya: Sultan Musa aroma dan godaan manisnya berpadu sore hari ini, seperti candu manisnya menjebak semakin dirasa, semakin banyak yang terpendam mereka menyebut aku Bolu Peca pada pekat…
Burakne yang Lahir Bagai Sehimpun Puisi : Ahmad Arelian Abqari
Burakne yang Lahir Bagai Sehimpun Puisi : Ahmad Arelian Abqari Karya: Rusdin Tompo Kau telah persiapkan sepilihan diksi yang kau petik dari jiwa keibuanmu Diksi terpilih yang akan kau bisikkan…
MERAJUT PESAN MAPPALETE BOLA
MERAJUT PESAN MAPPALETE BOLA Karya: Sultan Musa sekumpulan pria berpacu sama pada hari sederhana penuh asa lalu, terangkatlah Ale bola suguhan kebersamaan yang tak reda meski peluh membahana sebagaimana tradisi…
INDO’ LOGO
INDO’ LOGO Karya: Sultan Musa kusimak tarian itu seperti berkisah, tak ada penawar kerinduan yang lebih baik kecuali itu adalah kenangan dilimbur senyuman penari yang tak henti merangkul sejiwa yang…
The Last Pepadu
The Last Pepadu Karya: Agus K Saputra bulan ke tujuh tanah kering membara hujan belum tiba angin membawa debu memanggang asa tersisa hingga napas menderu dua lelaki telanjang dada berhadapan…
Caraku Rayakan Hari Puisi
Caraku Rayakan Hari Puisi Karya: Rusdin Tompo Aku rayakan puisi dengan berpuasa kata-kata Kutahan ludahku dari diksi yang menyakiti Kutelan lidahku biar tak menyileti Hati-hati Kukosongkan kerongkongan dari wasangka darah…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
