Sulsel  

Survei FSI–FISIP UMS Rappang: Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah Tembus 90 Persen

Nusantarainsight, Sidrap – Sembilan bulan pertama pemerintahan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah memperoleh respons positif dari masyarakat. Hal itu terungkap dalam hasil survei Formasi Survei Indonesia (FSI) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).

Pemaparan hasil survei berlangsung di Aula Lantai 2 Rektorat UMS Rappang, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan tersebut disampaikan langsung Pembina FSI, Dr. Ir. M. Rais Rahmat Razak, M.Si, didampingi Wakil Dekan I FISIP UMS Rappang, Dr. Abdul Jabbar, S.I.P., M.Si.
Survei mencatat tingkat kepuasan publik secara agregat mencapai 75,42 persen, yakni gabungan responden yang menyatakan sangat puas dan puas terhadap kinerja pemerintahan. Bahkan, apabila kategori cukup puas turut diperhitungkan, angka kepuasan publik menembus lebih dari 90 persen.

“Ini menunjukkan legitimasi awal pemerintahan yang sangat kuat dalam fase awal kepemimpinan,” ujar Dr. Rais Rahmat Razak dalam pemaparannya.

Survei dilakukan pada 20 November hingga 5 Desember 2025 dengan melibatkan 680 responden pemilih terdaftar di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif melalui wawancara langsung dan pengisian kuesioner, dengan margin of error sekitar 3,75 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

BACA JUGA:  Bendoro Cup I Sidrap Jadi Panggung Pembinaan Sepak Bola Daerah, Diikuti 16 Tim se-Sulsel

Hasil survei menunjukkan hampir seluruh indikator utama pemerintahan memperoleh penilaian positif. Pada aspek kinerja pemerintahan, mayoritas responden menilai arah kebijakan dan pelaksanaan program sudah berada di jalur yang tepat. Pelayanan publik juga dinilai semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, meskipun peningkatan kualitas layanan masih diharapkan.

Aspek responsivitas terhadap keluhan masyarakat menjadi salah satu keunggulan utama, dengan penilaian “sangat puas” mencapai angka tertinggi dibanding indikator lainnya.

Sementara itu, transparansi dan akuntabilitas dinilai cukup baik, namun tetap menjadi sektor yang memerlukan penguatan ke depan.

Dalam hal inovasi dan pemberdayaan masyarakat, publik menilai program pemerintah telah berjalan positif, meski dampaknya belum dirasakan secara merata di seluruh wilayah. Hal serupa juga terlihat pada indikator keadilan dan kesetaraan, di mana pemerataan pembangunan masih menjadi perhatian sebagian responden.

Survei juga memotret tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang berada pada kategori tinggi, mencerminkan optimisme masyarakat terhadap keberlanjutan kepemimpinan saat ini.