Sulsel  

RSUD Camba Maros Resmi Beroperasi

NusantaraInsight, Maros — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba di Kabupaten Maros resmi beroperasi penuh mulai 29 Desember 2025.

Fasilitas kesehatan yang dibangun sejak 2021 itu menjadi salah satu realisasi janji politik Bupati Maros, Chaidir Syam.

Peresmian RSUD Camba disambut antusias masyarakat di wilayah dataran tinggi Maros. Rumah sakit ini diharapkan memudahkan akses layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

“Sesuai janji awal saya, keberadaan RSUD Camba akan mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Cenrana, Camba, dan Mallawa,” ujar Bupati Maros, Chaidir Syam.

RSUD Camba juga disebut menjadi solusi atas keluhan warga di kawasan perbatasan Maros–Bone yang kerap kesulitan saat membutuhkan rujukan medis.Chaidir menyampaikan bahwa RSUD Camba saat ini sudah menerima pasien dan telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi puskesmas di tiga kecamatan tersebut. “Rujukan sudah bisa langsung ke RSUD Camba,” katanya.

Meski sudah beroperasi penuh, layanan BPJS Kesehatan belum bisa digunakan pada tahap awal. Chaidir mengatakan proses integrasi BPJS masih membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam bulan ke depan.

BACA JUGA:  Pegiat Literasi Gowa Ramaikan Beautiful Malino 2023

“BPJS belum bisa. Tapi pelayanan tetap gratis karena sementara ditanggung pemerintah daerah lewat APBD,” tegasnya.

RSUD Camba memiliki kapasitas 50 tempat tidur dan terbuka untuk pasien dari luar Maros. Rumah sakit ini juga disiapkan sebagai fasilitas gawat darurat bagi masyarakat dari Bone, Sinjai, hingga Soppeng yang melintas di kawasan tersebut.

Untuk mendukung operasional, RSUD Camba diperkuat oleh 130 tenaga kesehatan yang direkrut dari tiga puskesmas sekitar serta RSUD dr. Palaloi.

Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, mengingatkan agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan.

DPRD, kata dia, akan rutin melakukan pengawasan dan menerima aspirasi masyarakat terkait layanan kesehatan di daerah tersebut.

“Kami akan terus mengawasi dan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit di Kabupaten Maros,” ujarnya.