Sulsel  

Puskesmas di Bantaeng Tingkatkan Kapasitas Humas, Fokus pada 5W+1H

NusantaraInsight, Bantaeng, — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng menggelar pertemuan penguatan pengelolaan informasi dan komunikasi Puskesmas, Selasa (13/1/2026), di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Bantaeng. Kegiatan ini dihadiri seluruh perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Bantaeng yang ditunjuk sebagai Petugas Humas Puskesmas.

Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan informasi publik, khususnya dalam penulisan berita dan pengelolaan media sosial Puskesmas agar lebih profesional, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

Sebagai narasumber, Abhy, jurnalis media online publikasionline.id, memaparkan secara komprehensif tata cara pembuatan berita yang tersistematis, mulai dari penentuan sudut pandang (angle), struktur penulisan, hingga pentingnya disiplin terhadap kaidah jurnalistik 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how).

Dalam pemaparannya, Abhy menekankan bahwa informasi layanan kesehatan tidak cukup hanya disampaikan cepat, tetapi juga harus lengkap, terverifikasi, dan komunikatif, agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat.

“Berita Puskesmas adalah wajah pelayanan kesehatan pemerintah. Jika ditulis dengan sistematis dan memenuhi unsur 5W+1H, maka publik akan lebih percaya, paham, dan merasa dilayani,” ujar Abhy di hadapan peserta.

BACA JUGA:  PJ Bupati Bantaeng Buka Workshop SIKN/JIKN Lingkup Pemkab Bantaeng

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, H. Iwan Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Puskesmas dalam memperkuat peran Humas sebagai ujung tombak komunikasi publik.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan media sosial dan informasi kesehatan saat ini tidak bisa lagi dilakukan secara serampangan, melainkan harus ditopang oleh SDM yang memahami substansi sekaligus teknik penyampaian informasi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Puskesmas yang mulai serius mengakomodir dan memperkuat SDM Humasnya. Ini penting agar pengelolaan media sosial dan pemberitaan Puskesmas benar-benar memenuhi unsur 5W+1H, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas Humas Puskesmas sejalan dengan komitmen Dinkes Bantaeng dalam membangun pelayanan kesehatan yang transparan, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya ekosistem informasi kesehatan yang lebih tertata, profesional, serta mampu membangun kepercayaan publik terhadap layanan Puskesmas di Kabupaten Bantaeng.