Sulsel  

Dispus Arsip Sulsel “Gempur” Sidrap

NusantaraInsight, Sidrap — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispus Arsip)  Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja menyeluruh ke beberapa kabupaten di Sulsel.

Pada kunjungan perdana, Dispus Arsip Sulsel berkunjung ke Kabupaten Sidrap, Jumat (13/2/2025), diterima oleh Wakil Bupati Nurkanaah, SH, M.Si di Ruang Kerjanya.

Rombongan Dispus Arsip yang dikomandoi langsung oleh Kepala Dispus Arsip Sulsel dr.Muhammad Ichsan Mustari, MHM menyertakan seluruh Pejabat Administrator di jajarannya.

Kunjungan ini dalam rangka mendukung pembinaan dan pengembangan perpustakaan dan kearsipan yang efektif, smart dan sustenable serta menciptakan keselarasan strategi pengembangan baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kunjungan ini dapat mewujudkan penyelenggaraan perpustakaan yang mendukung pengembangan literasi masyarakat dan kearsipan yang menciptakan akuntabilitas pemerintahan dan jati diri bangsa,” demikian disampaikan oleh Kepala UPT Arsip Sulsel Irzal Natsir kepada media.

Sementara itu Wabup Nurkanaah yang didampingi oleh Kepala Dispus Arsip Sidrap Suharya Angriani, menyampaikan komitmen Pemkab Sidrap membangkitkan budaya literasi membaca sekaligus mendorong transformasi layanan perpustakaan agar selaras dengan perkembangan teknologi.

BACA JUGA:  Sekda Palopo Pantau Kesiapan PPS

“Untuk membangkitkan literasi membaca di Kabupaten Sidrap, kami sering turun ke lapangan melayani masyarakat. Gedung perpustakaan kami tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang berbagai kegiatan edukatif dan literasi,” ujarnya.

Ia berharap Dispus Arsip Sulsel memberi bimbingan agar pengelolaan perpustakaan dan kearsipan di Sidrap semakin profesional dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat digital.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kearsipan Dispus Arsip Sulsel Dr. Basri, S.Pd.,M.Pd menyampaikan kunjungan tersebut selain agenda kerja juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Kedatangan kami selain kunjungan kerja, juga untuk bersilaturahmi. Kami ingin mendorong bagaimana perpustakaan dapat menjadi wadah literasi di tengah perkembangan zaman yang serba digital,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di tengah maraknya layanan berbasis teknologi, perpustakaan harus bertransformasi agar tetap relevan sebagai pusat informasi dan literasi. Pihaknya juga meminta pemerintah daerah memberi perhatian pada layanan perpustakaan keliling agar literasi menjangkau masyarakat hingga pelosok.

“Selain Kabupaten Sidrap kami akan berkunjung ke Kabupaten Soppeng, Wajo dan juga Kota Parepare,” pungkasnya.