Yuni Amirta Nadila: Anak Desa, Atlet Kabaddi Nasional

Yuni Amirta Nadila
Yuni Amirta Nadila

Ketika PON XXI/2024 Aceh-Sumut, Kabaddi sebagai cabang olahraga baru hanya diikuti 7 provinsi. Tentu statusnya sebagai cabang olahraga yang bersifat eksebisi. Belum dipertandingkan.

Ketika di SEA Games Thailand, Yuni turun di nomor “Women Standard style and women super five”. Dia oleh media disebut sebagai salah seorang atlet tangguh yang berprestasi di bawah tekanan besar dalam pertandingan internasional. Ini yang membantunya meningkatkan popularitas olahraga Kabaddi di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kelak menjadi tuan rumah PON XXII/2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun Yuni sendiri belum tahu pelaksana pertandingan cabang olahraga Kabaddi di provinsi mana.
Dia mengakui, sempat terkilir leher terkena rangkulan lawan dalam suatu pertandingan. Ini menjadi kenangan tersendiri bagi Yuni dalam melakoni olahraga tersebut.

Pada SEA Games Thailand itu, tim putra menyumbangkan medali emas ke-80 Indonesia dalam pertandingan yang dilaksanakan di Rajamangala University of Technology Rattanakosin Bangkok, Thailand.

Sebagai atlet Kabaddi, Yuni pernah mengikuti berbagai kejuaraan. Di antaranya “Badung Sport Tourism Bali”, (level Nasional, meraih perunggu, tahun 2023) dan Perak (2024), dan PON Sumut (2024) belum dapat medali, Pre-SEA Games Malaysia (2024, Perak-Perunggu) Internasional dan SEA Games XXXIII/2025 Thailand (Perak, Perak). (*).

BACA JUGA:  Syahrul, S.HI., P.Mdy : Sosialisasi Keilmuan dan Kurikulum Nasional Bagian Dari Peningkatan Kualitas Kader