Bima, NusantaraInsight — Sebelas negara sudah memastikan memperoleh tiket babak 32 besar Piala Dunia 32. Tujuh Negara itu sudah mengantongi poin 6, masing-masing Meksiko (Grup A), Amerika Serikat (D), Jerman (E), Prancis dan Norwegia (D), Argentina (J) dan Kolombia (K). Sementara 4 lainnya baru saja menyelesaikan pertandingannya, yakni, Swiss, Kanada (B) dan Brasil, Maroko (C).
Di Grup A Korea Selatan berpeluang mendampingi tuan rumah Meksiko. Berlaga pada (25/6) pagi ini melawan Afrika Selatan, Korea Selatan dengan nilai 3, hanya butuh hasil seri.
Sementara Afrika Selatan dengan nilai 1 wajib menang untuk mendampingi Meksiko. Sama halnya Republik Ceko yang akan turun melawan Meksiko, Ceko dengan nilai 1 wajib menang untuk lolos, itupun dengan ketentuan Korsel kalah. Namun jika Korsel seri, ia akan lolos, karena unggul head to head atas Ceko.
Di Grup B Kanada dan Swiss baru saja menyelesaikan pertandingan, walau Kanada kalah 1-2 dan mengantongi nilai 4, cukup bagi kedua tim ini lolos ke babak berikutnya. Swiss juara grup dengan 7 poin.
Pada Grup C, Brasil dan Maroko sama-sama mengantongi poin sama-sama lolos ke 32 besar. Pada pertandingan pagi (25/6) Maroko menjungkalkan harapan Haiti 4-2. Sementara Brasil menjadi juara grup setelah memukul Skotlandia 3-0.
Untuk Grup D Australia dan Paraguay yang sama-sama mengantongi nilai 3 harus memenangkan laga ketiga ini jika ingin melaju ke babak berikutnya.
Jika hasil seri berapa pun gol yang diciptakan, termasuk tanpa gol, Australia jelas akan mendampingi Amerika Serikat ke babak berikutnya karena selisih golnya jauh lebih baik dibandingkan Paraguay.
Pada Grup E, Pantai Gading yang sudah mengantongi poin 3 hanya perlu bermain seri saja dengan Curacao pada tanggal 26 Juni. Jika Curacao menang, dia akan mendampingi Jerman ke babak berikutnya.
Dengan catatan Ekuador kalah saat berhadapan dengan Jerman di laga terakhir 25 Juni. Untuk maju ke babak selanjutnya Ekuador harus menundukkan Jerman.
Di Grup F Belanda dan Jepang sudah mengantongi poin 4. Belanda akan menghadapi Tunisia 26 Juni 2026. Hasil seri saja cukup bagi Belanda untuk melaju ke 32 besar. Kalau saja Belanda kalah, tidak akan menolong Tunisia ke 32 besar. Tetapi jika Swedia menundukkan Jepang 26 Juni akan mengantongi nilai 6. Kalau seri akan mengantongi nilai 4. Kalau hasil seri, Jepang akan memuncaki klasemen dengan catatan jika Belanda kalah atas Tunisia. Namun di atas kertas mungkin peluang Tunisia memenangkan pertandingan kecil mengingat tim ini termasuk tim yang banyak kebobolan (9) dan hanya sekali membobolkan jala lawan dengan poin 0.
Persaingan yang ketat terjadi di Grup G. Mesir yang sudah mengantongi nilai 4 harus memenangkan pertandingan terakhir melawan Iran yang mengantongi nilai 2 dengan Belgia.
Jika saja Iran menang berarti mengantongi nilai 5 dan langsung memuncaki klasemen, dengan catatan Belgia harus mengalahkan Selandia Baru yang baru membukukan poin 1, sehingga memperoleh poin 5.
Hitung-hitungan tiga tim di grup G ini sangat ketat dan bisa jadi tim dengan urutan ketiga akan terlibat dalam pertandingan “play off” untuk menentukan peringkat ketiga terbaik.
Lanjut ke Grup H, Spanyol dengan nilai 4 minimal seri saja saat berhadapan dengan Uruguay 27 Juni, sudah lolos. Uruguay sendiri harus mencari kemenangan. Pesaing ketat Uruguay adalah Tanjung Verde yang memaksanya bermain imbang 2-2 pada tanggal 22 Juni.
Tanjung Verde dalam pertandingan terakhir berhadapan dengan Arab Saudi. Di atas kertas Tanjung Verde bisa mengatasi Arab Saudi. Jika pun seri, Tanjung Verde mengantongi nilai 3. Dia bisa lolos jika Spanyol berhasil mengalahkan Uruguay. Bila Uruguay dan Tanjung Verde menang dalam laga terakhir babak penyisihan 48 besar, Spanyol yang akan tersingkir.












