Sport  

PSM Kembali Gagal Raih Poin Sempurna

NusantaraInsight, MakassarPSM kembali gagal meraih poin penuh setelah dipaksa bermain imbang tanpa gol dengan tamunya, Semen Padang, di Gelora BJ Habibie Parepare, Senin (2/2/206) malam.

Semen Padang praktis menguasai jalannya pertandingan sekitar 66% membuat lapangan tengah PSM tidak berkembang dengan baik. Absennya Savio Roberto berpengaruh pada pergerakan lapangan tengah PSM, sehingga membuat pemain tamu lebih leluasa.

Masuknya beberapa pemain pengganti, Reskiyani menggantikan Akbar Tanjung dan Riki Pratama menggantikan Daisuka Sakai menjelang pertandingan “injury time” tidak mengubah irama serangan PSM. Bahkan, para pemain Semen Padang lebih mampu mengendalikan permainan dengan melakukan ‘delay” (menunda) permainan dengan menarik bola ke belakang karena berusaha menarik pemain belakang PSM menyerang.

Setelah itu, Semen Padang mencuri ruang untuk melakukan serangan dari sisi kiri dan kanan. Namun Yuran Fernandes, Victor Luis, dan kawan-kawan mampu membentengi pertahanannya agar tidak kebobolan.

Beberapa kali umpan lambung pemain Semen Padang tidak memenuhi sasaran, melenceng ke siri gawang PSM yang dikawal Resa Arya,

BACA JUGA:  Media Korea Selatan Sebut Kekalahan dari Indonesia Adalah Bencana

Dalam pertandingan ini wasit asal Jepang Yuda Yamamoto mengganjar kartu kuning kepada dua pemain Semen Padang, yakni Guillarmo dan Froisa dan seorang pemain PSM, Gladon.

Dengan hasil imbang ini, PSM masih berada pada zona kuning, posisi ke-13 dengan poin 20, hasil 4 kali menang, 8 seri, dan menderita 7 kali kalah dan menyelesaikan 19 laga. Lawan PSM berikutnya adalah Dewa United, PSM dalam lima pertandingan terakhir hanya mampu mencetak satu gol.

Kemenangan terakhir PSM terjadi saat melawan Persis Solo dengan skore 4-3 di Stadion Manahan Solo, 29 November 2025.

Semen Padang berada di peringkat ke-15 dengan poin 12, hasil 3 kali menang, 5 kali seri , menuntaskan 19 laga.

Persib masih memuncak klasemen sementara dengan poin 44, hasil 14 kali menang 2 kali seri. Borneo yang selama 11 minggu memimpin klasemen, berada di peringkat kedua dengan poin 43 hasil 14 kali menang, 1 kali seri. Peringkat III Persija Jakarta, mengantongi poin 41, hasil 13 kali menang 2 kali seri. Urutan juru kunci, zona degradasi, Persis Solo yang baru mengoleksi poin 10, hasil 2 kali menang, 4 kali seri. (mda).