Kue Khas Ramadan di Makassar

Kue khas Ramadan
Kue Putri Mandi Makassar

Ragam Kue Lapis Makassar yang Lezat untuk Berbuka Puasa

Makassar, salah satu kota terbesar di Indonesia, terkenal dengan kekayaan budaya dan kuliner yang khas. Salah satu kuliner yang tidak boleh dilewatkan saat bulan Ramadan adalah kue lapis Makassar. Kue lapis Makassar memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang lembut, membuatnya menjadi hidangan yang sempurna untuk berbuka puasa.

Kue lapis Makassar terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, santan, gula, dan pewarna makanan. Proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, karena kue ini harus dipanggang lapis per lapis hingga menghasilkan tekstur yang kenyal dan lembut. Setiap lapisan kue memiliki warna yang berbeda, memberikan tampilan yang cantik dan menggugah selera.

Salah satu varian kue lapis Makassar yang populer adalah kue lapis pandan. Kue ini memiliki warna hijau yang menarik dan aroma pandan yang khas. Rasanya yang manis dan lembut membuatnya menjadi favorit banyak orang. Selain itu, ada juga kue lapis legit yang memiliki tekstur yang lebih padat dan rasa yang lebih kaya. Kue lapis legit biasanya memiliki warna cokelat keemasan yang menggoda selera.

BACA JUGA:  Mukjizat Al Quran : Hakeem, Hafiz Indonesia RCTI 2024, Terlahir Sumbing, Kini Bisa Berbicara Normal

Baca juga: Mahasiswa KKN UINAM Gandeng LHI Gelar Sosialisasi Hukum

Selain kue lapis, ada juga kue putri salju yang menjadi hidangan favorit saat berbuka puasa di Makassar. Kue putri salju terbuat dari campuran tepung terigu, mentega, dan gula halus. Kue ini memiliki tekstur yang renyah dan lembut di dalamnya. Biasanya, kue putri salju diberi taburan gula halus di atasnya, memberikan kesan yang cantik dan menggugah selera.

Selain itu, ada juga kue rangi yang menjadi hidangan khas saat berbuka puasa di Makassar. Kue rangi terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula merah. Kue ini memiliki rasa manis dan gurih yang khas. Biasanya, kue rangi dibungkus dengan daun pisang, memberikan aroma yang khas dan menambah kenikmatan saat menyantapnya.

Tidak hanya itu, ada juga kue kambing yang menjadi hidangan favorit saat berbuka puasa di Makassar. Kue kambing terbuat dari campuran tepung terigu, gula, dan telur. Kue ini memiliki bentuk yang unik seperti kambing, sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuatnya menjadi hidangan yang disukai oleh banyak orang.

BACA JUGA:  Digitalic Indonesia Berbagi Kebahagiaan dengan Santri TPQ Waladush Shalih Bandung

Dalam tradisi berbuka puasa di Makassar, kue-kue tersebut sering dihidangkan bersama dengan minuman tradisional seperti es pisang ijo atau es palu butung. Es pisang ijo terbuat dari campuran pisang hijau, santan, dan sirup gula merah. Rasanya yang segar dan manis membuatnya menjadi minuman yang cocok untuk menemani hidangan kue lapis Makassar. Sedangkan es palu butung terbuat dari campuran kelapa muda, sirup gula merah, dan es serut. Rasanya yang manis dan segar membuatnya menjadi minuman yang menyegarkan saat berbuka puasa.

Dengan ragam kue lapis Makassar yang lezat dan minuman tradisional yang menyegarkan, berbuka puasa di Makassar menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Kue-kue tersebut tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan kuliner yang dimiliki oleh kota ini. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba kue-kue khas Ramadan di Makassar saat berkunjung ke kota ini.