Direktur Executive Bulukumba Great Institute Syafruddin Mualla: Siapapun Pemenang Pilkada Bulukumba Harus Buka Peluang Usaha

‘Ini menimbulkan kesan ‘one man show’, di mana pembangunan terkesan hanya menguntungkan segelintir pengusaha besar dari luar daerah,” tuturnya.

S. Mualla mengharapkan pemerintah daerah seharusnya membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi pengusaha lokal dan asosiasi dalam proses pembangunan, sehingga hasil pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Pembentukan Tim Percepatan dan Monitoring Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira Takabonerate Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira dan Takabonerate memiliki potensi besar untuk mengembangkan perekonomian daerah.

Namun, pengembangan kawasan ini memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang matang. “Pemerintah daerah harus segera membentuk tim percepatan dan monitoring yang berfungsi untuk memastikan semua program berjalan dengan baik, sesuai jadwal, dan menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah,” kata S. Mualla.

Tanpa adanya tim khusus ini, menurutnya, ada risiko besar bahwa potensi kawasan tersebut tidak akan dimaksimalkan, sehingga dampak positifnya terhadap ekonomi daerah menjadi minim. Pembentukan Perusda untuk Optimalisasi Pelayanan dan Pendapatan S. Mualla lalu menguraikan solus terkait peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus menambah pendapatan daerah.

BACA JUGA:  Azhar Arsyad Ziarahi Makam Puang Ramma dan Anregurutta Sanusi Baco

“Pemerintah perlu segera membentuk Perusahaan Daerah (Perusda) yang fokus pada sektor-sektor strategis seperti parkir, perhotelan, SPBU (Pertamina), dan lainnya. Keberadaan Perusda akan membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sektor-sektor tersebut serta memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Namun, menurut S. Mualla, keberhasilan Perusda bergantung pada manajemen yang profesional dan transparan serta dukungan regulasi yang memadai.

“Masih terdapat sejumlah kelemahan yang harus segera diatasi. Keterlibatan masyarakat sipil dan pengusaha lokal, perbaikan layanan publik, serta optimalisasi potensi ekonomi daerah melalui kebijakan yang tepat, merupakan langkah-langkah krusial yang harus diambil agar pembangunan daerah lebih merata dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, tandas S. Mualla.***