Dari penelitiannya ini, Asisten Dosen Bahasa Inggris Terpadu Program Studi Sastra Unhas dan anggota KNPI Sulsel (2020-2021) ini, merancang sebuah model yang diberi nama ELSA, untuk mencegah perundungan. ELSA model ini memiliki komponen, Empathetic (empati), Lovely (menyenangkan) Save (Aman), dan Acceptable (akseptabel) untuk digunakan sebagai sebuah acuan guna mencegah terjadi perundungan.
Ujian promosi doktor Andi Elsa Fadhilah Sakti juga dihadiri ayah tercinta, Prof.Dr. Sukardi Weda, S.S., M.Hum, M.Pd., M.M., M.Sos.I, M.AP, dan sejumlah saudara, sahabat, dan kerabatnya. (MDA).












