Peluncuran Buku Koordinat Rasa: Peta Emosi dan Jejak Kemanusiaan di Sulsel

Sementara Viscount Samuel, seorang politikus liberal asal Inggris, menimpali: “Seni hidup adalah seni menggunakan pengalaman-pengalaman Anda sendiri dan pengalaman orang lain.”

Dr. Dahlan menutup ulasannya yaitu “Sepuluh orang di dalam Koordinat Rasa ini telah menunaikan pesan kedua sosok hebat tersebut.”

Acara peluncuran dan bincang buku ini dipandu dengan hangat oleh Dr. Filawati, S.Pd., M.Hum, yang menjaga jalannya diskusi tetap hidup dan reflektif. Bagi para penulis, Koordinat Rasa bukan hanya buku, tetapi ruang perjumpaan antara pengalaman, rasa, dan makna yang abadi.

BACA JUGA:  K-Apel Gelar Diskusi Budaya Membaca-Membaca Budaya, Prof Mardi: Perlu Ada Ideologi Baru dalam Kebudayaan