DI MANA AYAHKU

Merekapun bertiga berangkat ke sekolah sepanjang perjalanan Fatir tak seriang hari-hari yang lalu, Fatir melihat teman-temannya bergandengan tangan dengan ayahnya, rasa rindu Fatir dan ingin bertemu ayah kebanggaannya semakin dalam.

Di pintu gerbang sekolah, Kepala sekolah menyambut mereka dan anak anak yang lain bersama orangtuanya, dengan ramah mempersilahkan para orang tua menuju kelas masing-masing, guru piket mengantar Kakek, Nenek Nira bersama Fatir ke ruang kelas 3.

Fatir masuk ke kelas bersama kakek dan Neneknya, Fatir melihat pandangan mata teman-temannya ada yang mengejek ada juga yang hanya diam saja Fatir berusaha menahan air matanya, Ibu Guru mendekati Fatir dan duduk disamping Fatir sambil membelai rambutnya bu guru menyapanya” Fatir anak yang pintar tidak perlu bersedih Kakek dan Nenek yang akan menerima Rapor Fatir, mana senyumnya Nak, Fatir …….., Ibu guru membelai lembut Fatir.

Acara penerimaan rapor dimulai, setelah Ibu guru penyampaian hal hal perkembangan belajar anak anak dan hal-hal penting lainnya kepada para orang tua dan pesan pesan untuk murid-muridnya, penyerahan rapor dimulai, Bu Guru mulai memanggil muridnya satu persatu.

BACA JUGA:  HUT IPMI ke 3: Launching & Diskusi Buku "Ibu" dan "Ibu, Gaib"

Bu Guru mulai memanggil Fatir, Bu guru membelai Fatir dengan lembut dan penuh kasih sayang, “Fatir, kamu anak yang cerdas, rajin belajar ya Sayang, wujudkan mimpimu menjadi penerbang, Bu Guru juga tak lupa menyampaikan perkembangan belajar Fatir kepada Kakek dan Neneknya. Dengan harapan kelak Fatir menjadi anak yang berbakti, anak yang akan menyatukan dan penyejuk hati kedua orangtua dan keluarga.