Sedangkan sisi kanan diminta menulis terkait nama tempat atau toponimi, bisa berupa tempat tinggalnya atau kampungnya. Pilihan tulisan lainnya terkait permainan tradisional atau permainan rakyat dan musik tradisional.
Setelah tulisan selesai, beberapa mahasiswa membacakan karyanya lalu diberi masukan. Tulisan-tulisan yang dibacakan itu dinilai cukup memberi informasi tentang budaya yang diceritakan.
Di akhir pertemuan, Rusdin Tompo kembali memberi motivasi agar mahasiswa peserta mata kuliahnya mengambil peran dalam pemajuan kebudayaan melalui tulisan-tulisan yang dibuat. Dia juga mendorong mereka untuk mempelajari berbagai produk budaya sebagai bagian kegiatan literasi, sekaligus untuk mengedukasi pembaca.(*)












