NusantaraInsight, Enrekang — Pada hari Senin 2 Maret 2026, pengurus OSIS SMA Negeri 2 Enrekang telah menginisiasi sebuah program yang bernama OSIS On The Road.
Program ini bertujuan untuk membangun semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan siswa.
Dalam rangka bulan suci Ramadan, program ini menargetkan untuk berbagi takjil kepada para pengendara baik motor maupun mobil yang melintas di jalan poros negara dan provinsi.
Menurut Lutfiah selaku Wakil Ketua OSIS menyatakan tujuan Program ini, yakni :
1. Membangun Kepedulian Sosial : Mengajarkan murid untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama kepada mereka yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa.
2. Mengasah Rasa Empati : Melalui kegiatan berbagi, murid diharapkan dapat merasakan kebahagiaan dalam memberi dan mengasah empati mereka terhadap orang lain.
3. Meningkatkan Citra Positif Sekolah : Melalui kegiatan ini, diharapkan citra SMA Negeri 2 Enrekang sebagai institusi yang peduli dan berkontribusi positif terhadap masyarakat dapat semakin terangkat.
Kegiatan berbagi takjil ini dilakukan dengan membagikan paket-paket takjil kepada para pengendara yang melintasi jalan poros negara dan provinsi.
Paket takjil berisi beragam makanan dan minuman ringan yang cocok untuk berbuka puasa.
Adapun Jadwal dan Lokasi, yakni :
– Tanggal Pelaksanaan: Setiap hari selama bulan Ramadan
– Waktu : Pukul 16.30 WITA hingga menjelang waktu berbuka puasa
– Lokasi : Jalan poros negara dan provinsi di sekitar area sekolah.
Seluruh kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari Murid Pengurus dan Anggota OSIS, dibantu oleh guru pembimbing.
Setiap anggota OSIS memiliki tugas masing-masing, mulai dari persiapan paket takjil hingga pendistribusian di lokasi yang telah ditentukan.
Diharapkan melalui program OSIS On The Road ini, para murid SMA Negeri 2 Enrekang dapat belajar lebih banyak mengenai kerjasama, tanggung jawab sosial, serta arti penting dari berbagi kepada sesama.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pengendara yang menerima takjil, dengan memberikan mereka sedikit kenyamanan di tengah perjalanan, ungkap Sukayono.












