Dengan dipandu oleh Rosmala Dewi penyanyi lawas di Kota Makassar yang juga alumni anggota IKS menyanyikan “MARS I K S“
IKS..IKS..
Institut kesenian sulawesi
Bersatu padu
Menjunjung tinggi
Seni budaya indonesia
Reff :
Majulah IKS
IKS pasti jaya
Seni abadi
Hidup fana
Itu semboyan kita
(ulang bait i )
Reff :
Hiduplah IKS
IKS pasti jaya
Seni abadi
Hidup fana
Itu semboyan kita
IKS..IKS…
IKS pasti jayaaa.
Dilanjutkan dengan tari massal Pakarena versi Anida oleh seluruh hadirin. Ini menjadi momen lucu dan membuat heboh, karena para penari yang rerata berusia lansia sudah tak dapat melakukan gerak tari dengan sempurna, terlebih pada bagian level bawah yang harus merunduk, berlutut. Nyata benar Sebagian besar diantara para penari masih sulit menandingi kepiawaian Ibu Munasiah Daeng Jinne.
Meski begitu, kejadian tersebut justru menginspirasi untuk menghadirkan tari Massal Pakarena yang diikuti oleh sebanyak-banyaknya alumni, mantan anggota IKS dari masa ke masa. Kalau bisa memecahkan rekor jumlah terbanyak, penari Pakarena versi Anida oleh penari lanjut usia.
”Diupayakan terlaksana di bulan Juli 2026 di Makassar, Seiring Lunching buku “ Bunga Rampai Suka Duka di IKS dari Masa ke Masa” dan pengukuhan pengurus baru hasil rumusan formatur yang ditunjuk.” Harap H Syahrir Nur.
Semoga Moment Arts Reuni IKS 2026 menjadi titik balik kepesertaan IKS dalam pemajuan kebudayaan Sulawesi Selatan.
Tamamaung, 29 Maret 2026
Yudhistira Sukatanya












