Mahasiswa Magang Departemen Sastra Daerah FIB Unhas Resmi Ditarik dari Kantor Rumata–BasaSulsel Wiki

Lebih lanjut, Dr. Rengko menekankan bahwa kolaborasi dengan BasaSulsel Wiki telah membuka cakrawala berpikir mahasiswa tentang pentingnya peran intelektual muda dalam menjaga denyut kehidupan bahasa daerah di era digital.

Menurutnya, pengalaman ini diharapkan mampu menumbuhkan kepekaan budaya, tanggung jawab akademik, serta semangat pengabdian pada mahasiswa, sehingga kelak mereka tidak hanya menjadi sarjana yang cakap secara keilmuan, tetapi juga menjadi penjaga nilai, identitas, dan kearifan lokal bangsanya.

Angga menyampaikan harapannya agar pengalaman magang di Kantor Rumata–BasaSulsel Wiki dapat menjadi bekal berharga dalam pengembangan kemampuan akademik dan keterampilan praktis, khususnya dalam bidang dokumentasi dan pelestarian bahasa daerah.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat terus diaplikasikan dalam kegiatan akademik maupun pengabdian budaya di masa mendatang.

Sementara itu, Irnawati berharap program magang ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mahasiswa, karena memberikan ruang belajar yang nyata, inspiratif, dan kontekstual.

Ia juga berharap kolaborasi antara Departemen Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya dan BasaSulsel Wiki semakin kuat sebagai upaya bersama dalam menjaga dan memajukan bahasa serta sastra daerah di era digital.

BACA JUGA:  Murid SMPIT Darul Fikri Makassar Borong Prestasi di Ajang Kejuaraan Sains Nasional 2024