Mahasiswa KKNT Unhas Manfaatkan Tanaman Sereh sebagai Spray Anti Nyamuk Alami di Desa Mattirotasi Sidrap

“Selama kegiatan berlangsung, masyarakat memberikan tanggapan yang positif dan menunjukkan antusiasme dalam mengikuti setiap tahapan pembuatan spray anti nyamuk,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan respon masyarakat dalam menilai produk ini sebagai produk yang mudah dibuat, aman digunakan, serta bermanfaat untuk meningkatkan kenyamanan lingkungan rumah tangga.

“Adapun output dari program kerja ini berupa produk spray anti nyamuk berbahan sereh yang siap digunakan dan memiliki potensi nilai jual. Keberlanjutan program diarahkan pada pengembangan produk sebagai usaha mikro berbasis potensi lokal desa, sejalan dengan program penguatan UMKM daerah, melalui produksi sederhana, pengemasan, dan pemasaran skala rumah tangga,” kata Syarmila menjelaskan.

“Kami mengharapkan agar program ini dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat sebagai peluang usaha sekaligus upaya menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Relokasi P3K Tunggu Petunjuk Kemendikbud