NusantaraInsight, Toraja Utara — Sebagai wujud kontribusi nyata kepada masyarakat, tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin melaksanakan program Pembuatan Profil Desa dan Pemetaan Lembang La’bo’ di Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara.
Program yang dipimpin oleh Vernol Efraim ini bertujuan menghadirkan data wilayah dan potensi desa secara lengkap, mulai dari kondisi geografis, demografi, hingga infrastruktur. Informasi tersebut diharapkan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran serta memperkuat identitas desa.
Seperti disampaikan kepada NusantaraInsight.com, melalui keterangan persnya, Kamis (14/8/2025).
Vernol menjelaskan bahwa Lembang La’bo’ memiliki luas wilayah 6,01 km² dengan empat dusun, yaitu Marante Buntuasa, Bone, Linda, dan Mada Balattan. Berdasarkan data yang dihimpun, desa ini memiliki sekitar 2.790 jiwa penduduk dengan berbagai latar belakang pekerjaan seperti petani, pedagang, dan pegawai negeri sipil.
“Pemetaan ini bukan hanya sekadar membuat peta, tapi juga merangkum potensi desa yang bisa dikembangkan, baik di sektor pertanian, pariwisata, maupun usaha lokal,” jelas Vernol.
Pemerintah setempat menyambut baik program ini. Kepala Lembang La’bo’, Yohanis T. TasiRerak, mengungkapkan bahwa hasil pemetaan akan sangat membantu dalam menyusun prioritas pembangunan. “Data ini memberikan gambaran jelas tentang kekuatan dan kebutuhan desa, sehingga kami bisa mengambil langkah strategis,” ujarnya.
Dengan adanya profil desa dan peta wilayah yang lengkap, diharapkan Lembang La’bo’ dapat terus berkembang dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya untuk kesejahteraan masyarakat.