Mahasiswa KKNT Literasi Unhas Gelombang 114 Dorong Gerakan Bersama Budaya Membaca

Dikatakan, ada siswa kelas 5 dan 6 tidak pandai membaca.

Sehingga ada program pemerintah, sebelum melakukan pembelajaran maka selama 10-15 menit melakukan aktivitas membaca buku.

Beliau berharap mahasiswa mampu membantu pihak sekolah untuk menekankan pentingnya membaca buku bagi siswa.

Memang disadari ada dampak negatif pada anak-anak akibat paparan konten digital. Karena itu Perpustakaan Nasional hadir dengan memanfaat sisi positif platform digital dengan menyediakan buku-buku secara online.

Sehingga anak-anak bisa mengakses dan mendapatkan manfaat dari penggunaan HP mereka.

Karena mereka bisa mendapatkan bahan bacaan secara mudah, yang telah disediakan oleh Perpusnas RI.

Dosen Pengampu KKN (DPK), yakni Rezky Ramadhani, S.s, M.Litt, Kordes, Muhammad Fadli, Sekretaris, Fathul Khaery, dan Bendahara, Nadya Junita. Sementara bagian publikasi dan dokumentasi, Anindita Ersyalina dan Muhammad Narya F, bagian hubungan masyarakat, Andini Anggraeni, dan bagian perlengkapan, Muhammad Fauzan Hidayat.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kaballokang Pakkabba, Kepala UPT SD Inpres Kaballokang, Kepala UPT SD Inpres Pakkabba, Kepala UPT SD Inpres Pangkaje’ne, Ketua dan Anggota BPD Desa Kaballokang Pakkabba, Perangkat Desa dan Staf Desa Kaballokang Pakkabba. Juga hadir Imam Desa dan Imam Dusun se-Desa Kaballokang Pakkabba, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kaballokang Pakkabba, Kader se-Desa Kaballokang Pakkabba, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pemuda-pemuda Desa Kaballokang Pakkabba.

BACA JUGA:  Relokasi P3K Tunggu Petunjuk Kemendikbud