Mahasiswa KKN Unhas Serahkan Buku Saku dan Potensi Daerah di Desa Borikamase Maros

NusantaraInsight, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan penyerahan buku saku dan peta potensi air tanah Desa Borikamase kepada pemerintah desa sebagai bentuk dukungan terhadap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, pada 6 Januari 2026.

Buku saku berjudul “Mengenal Potensi Air Tanah Desa Borikamase: Informasi Spasial Berbasis NDWI” disusun sebagai media informasi yang menyajikan gambaran awal potensi air tanah berdasarkan pendekatan penginderaan jauh.

Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pendukung bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam memahami kondisi lingkungan yang berkaitan dengan ketersediaan sumber air tanah.

Dalam kegiatan penyerahan tersebut, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin menjelaskan secara singkat isi buku saku dan fungsi peta yang memuat informasi spasial potensi air tanah Desa Borikamase.

Penyajian informasi dilakukan secara sederhana agar mudah dipahami dan dapat dimanfaatkan sebagai referensi awal dalam mendukung perencanaan penyediaan air bersih di tingkat desa.

BACA JUGA:  Alumni SMAN 22 Tana Batua Bone Diterima Sampai di Universitas Cenderawasih Papua Barat

Penanggung jawab kegiatan, Jumriani, mahasiswa Program Studi Teknik Geologi Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam KKN Infrastruktur, menjelaskan bahwa penyusunan buku saku dan peta ini dimaksudkan sebagai informasi pendukung, bukan sebagai penentuan teknis lokasi sumber air tanah.

“Buku saku dan peta ini disusun untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa mengenali potensi air tanah melalui informasi spasial berbasis NDWI, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendukung pelaksanaan Program PAMSIMAS,” ujar Jumriani.

Ia juga menambahkan bahwa pemilihan buku saku sebagai media informasi bertujuan agar materi yang disampaikan lebih praktis dan mudah digunakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap buku saku ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi sederhana yang mendukung proses diskusi dan perencanaan terkait penyediaan air bersih di Desa Borikamase,” tambahnya.

Pemerintah Desa Borikamase menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dalam menyediakan informasi yang relevan dengan kebutuhan desa. Penyerahan buku saku dan peta potensi air tanah ini dinilai dapat menjadi salah satu rujukan awal dalam memahami potensi sumber daya air tanah yang ada di wilayah desa.

BACA JUGA:  BBGP Sulsel Gelar Lokakarya ke-2 Program Sekolah Penggerak di Palopo

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan akses air bersih dan sanitasi masyarakat desa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan program pembangunan berbasis masyarakat seperti PAMSIMAS.