Usai masa KKN berakhir, Hisbullah bersama istrinya mengantar mahasiswa hingga ke kantor camat sekaligus menyerahkan seragam kepada seluruh peserta KKN.
Rektor Universitas Kristen Indonesia Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, S.H., M.H., mengapresiasi langkah Kepala Desa Tandung tersebut. Menurutnya, pemberian seragam menjadi simbol penerimaan tulus masyarakat terhadap mahasiswa.
“Itu bukan sekadar pakaian, tetapi simbol bahwa mahasiswa UKI Paulus benar-benar diterima dan menjadi bagian dari masyarakat,” ujar Prof Agus.
Ia menilai perhatian pemerintah desa mencerminkan keberhasilan mahasiswa dalam membangun komunikasi, etika, serta kerja sama selama berada di lokasi KKN.
“KKN Tematik bukan hanya menjalankan program kerja, tetapi membangun relasi sosial dan kepercayaan di tengah masyarakat. Hubungan baik seperti ini kami harapkan terus terjalin sebagai jembatan kolaborasi berkelanjutan antara UKI Paulus dan masyarakat Luwu Utara,” tegasnya.
Adapun mahasiswa KKN Tematik XIV 2026 yang bertugas di Desa Tandung yakni Bezaleel Lidan, Styvens Maryotha P, Jeri Jordan Sampe Limbong (Teknik Mesin); Agape Brilian Ezapeldo, Agial Sandrivan Padalla, Agriel Rante Payung (Teknik Sipil); Edward Septian Paat (Hukum); David Rombe Parura (Akuntansi); Jusnia Ressa Marampa (Informatika); dan Nelsi Daliman (Manajemen).












