KKN Unhas Dorong UMKM Kreatif lewat Kerajinan Bunga Hias

NusantaraInsight, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin Tahun 2025 melaksanakan program kerja individu berupa inovasi kerajinan tangan bunga hias di Kelurahan Pallantikang, Kabupaten Maros, pada Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Pallantikang tersebut menyasar anggota Majelis Taklim Kelurahan Pallantikang sebagai peserta utama. Program ini digagas oleh Stephanie Salenna, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin angkatan 2023.

Program kerja ini dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan Pallantikang yang menunjukkan pola usaha masyarakat yang masih relatif monoton. Unit usaha yang berkembang didominasi oleh toko kelontong dan pengrajin aluminium. Hingga saat ini, belum terdapat unit usaha kerajinan tangan yang bergerak di bidang pembuatan buket atau bunga hias, padahal sektor tersebut memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan.

Inovasi yang dihadirkan berangkat dari pengalaman pribadi Stephanie Salenna sebagai founder usaha kecil kerajinan tangan bunga hias berbentuk buket dengan bahan dasar cleaner pipe atau kawat bulu. Usaha tersebut masih dirintis hingga saat ini dan dinilai cukup membantu perekonomian apabila ditekuni secara konsisten serta didukung dengan strategi pemasaran yang efektif.
Berangkat dari pengalaman tersebut, kegiatan KKN ini dikemas dalam bentuk sosialisasi dan workshop pembuatan kerajinan bunga hias. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar pembuatan produk, tetapi juga diberikan pemahaman awal mengenai peluang usaha dan potensi pengembangan kerajinan tangan sebagai usaha rumahan.

BACA JUGA:  Munira Hasjim Raih Jabatan Profesor

Kerajinan bunga hias berbahan cleaner pipe dipilih karena relatif mudah dipelajari, membutuhkan modal yang kecil, memiliki waktu kerja yang fleksibel, serta tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Hal ini dinilai sesuai dengan kondisi ibu-ibu rumah tangga yang menjadi sasaran kegiatan.

Melalui program kerja ini, diharapkan peserta memperoleh keterampilan baru yang aplikatif sekaligus mampu melihat kerajinan tangan sebagai alternatif peluang usaha. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya UMKM kreatif berbasis kerajinan tangan di Kelurahan Pallantikang.