Kadisdik Makassar Hadiri Rapat Advokasi Penyusunan Perencanaan Berbasis Pemetaan Mutu Pendidikan di BBPMP

NusantaraInsight, Makassar — Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman menghadiri Rapat Advokasi Penyusunan Perencanaan Berbasis Pemetaan Mutu yang diselenggarakan di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Selasa (9/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas turut didampingi oleh Kepala Bidang SD Kurniati, S.STP., M.Si dan Kepala Bidang SMP Syarifuddin sebagai bentuk sinergi lintas jenjang pendidikan dalam menyatukan visi peningkatan mutu.

Momentum ini semakin diperkuat dengan dilaksanakannya penandatanganan kerja sama antara Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama Kepala BBPMP, Ir. Imran, S.Kom., M.T sebagai wujud komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil rapat serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

Melalui advokasi ini, diharapkan terbangun perencanaan pendidikan yang berbasis data, terukur, dan berorientasi pada mutu, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.

Diketahui, advokasi penyusunan perencanaan berbasis pemetaan mutu pendidikan adalah kegiatan mengkomunikasikan dan mendorong penggunaan data pemetaan mutu pendidikan untuk membuat rencana perbaikan mutu yang efektif, dengan tujuan mengidentifikasi masalah, mencari solusi, dan menciptakan budaya mutu berkelanjutan di sekolah.

BACA JUGA:  Bupati Buka Konkerkab I PGRI Tana Toraja

Kegiatan ini melibatkan analisis kondisi sekolah menggunakan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Rapor Pendidikan sebagai dasar perumusan strategi peningkatan kualitas pendidikan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan satuan pendidikan dapat mengidentifikasi masalah dan menerapkan solusi untuk meningkatkan kualitasnya.

Selain itu, ini juga untuk menanamkan pemahaman dan praktik budaya mutu secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

Adapun untuk proses advokasi dilakukan dengan pemetaan mutu pendidikan berdasarkan SNP dan Rapor Pendidikan, analisis data, perumusan rencana, diskusi/sosialisasi dan pemberlakuan implementasi serta evaluasi.

Hasil pemetaan mutu memberikan dasar yang kuat untuk melakukan intervensi atau tindakan perbaikan yang tepat sasaran.

Serta akan adanya analisis mendalam dan rencana aksi yang jelas mendorong satuan pendidikan untuk terus-menerus melakukan perbaikan mutu.

Kegiatan ini juga melibatkan pengawas sekolah dan pemangku kepentingan lain dalam proses penyusunan rencana meningkatkan akuntabilitas dan dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan.