“Saya memberi apresiasi kepada Kepala SD Sudirman 4 dan guru-guru atas terselenggaranya Gelar Karya P5 ini,” kata Payana sebelum membuka acara.
Pegiat literasi, Rusdin Tompo, mengaku senang melihat anak-anak menikmati penampilan mereka. Katanya, memang dibutuhkan dukungan dan ruang agar anak-anak bisa mengekspresikan potensinya.
Penulis buku yang juga sebagai pegiat Sekolah Ramah Anak itu menambahkan, pendidikan karakter tak harus selamanya ditanamkan melalui petuah dan nasihat. Bahkan melalui kegiatan dan pertunjukan seni budaya, sebagaimana ditampilkan ini, akan membentuk karakter anak. (*)












