Dua Dosen Unismuh Makassar Berprestasi di Konferensi Pangan Berkelanjutan, ini Sosoknya ?

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan untuk membahas berbagai tantangan pembangunan sistem pangan berkelanjutan.

Melalui forum tersebut, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi penguatan kebijakan pangan berbasis bukti ilmiah.

Keberhasilan dua dosen Unismuh Makassar meraih penghargaan memperlihatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan kajian yang berkaitan langsung dengan persoalan pembangunan daerah.

Penelitian Khaeriyah Darwis menekankan pentingnya diversifikasi pangan dan ketahanan gizi masyarakat, sedangkan kajian Muhammad Randhy Akbar memberikan perhatian pada kebijakan penataan ruang dan keberlanjutan distribusi pangan.

Kedua penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penguatan sistem pangan berkelanjutan membutuhkan kerja sama lintas disiplin ilmu, mulai dari agribisnis, gizi, perencanaan wilayah, hingga tata kelola pemerintahan.

Prestasi ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Unismuh Makassar dalam pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. ***

BACA JUGA:  Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto Lokakarya PSP Angkatan ke-2