Bengkel Lino Ta, Pengembangan Inovasi di SD Inpres Banta-Bantaeng 1 Makassar

Sementara ekstrakurikuler yang dilakukan, yakni berupa kegiatan diluar jadwal pembelajaran untuk menumbuhkan bakat dan minat anak, baik dilaksanakan oleh guru maupun stakeholder. Tujuannya untuk menunjang peningkatan literasi dan numerasi pelestarian lingkungan serta kesehatan.

Ke depan, Baena berharap agar kegiatan yang dilakukan bukan saja 15 menit sebelum belajar. Namun akan berdampak positif dalam bentuk perilaku. Artinya anak tumbuh dan berkembang dengan sadar. Mereka peduli lingkungan dan kesehatan, menjauhi kebiasaan yang bisa mengganggu kesehatan dirinya dan orang lain seperti merokok dan isap lem.

“Disiplin diri akan menempatkan semua pada tempatnya. Mereka mampu bercerita pada orang lain tentang perintah dan larangan, paham tentang baik dan buruk,” pungkas Baena. (*)

BACA JUGA:  Mahasiswa FEB Unismuh Makassar Angkat Giat Diskuminfo